IKN Disebut Sarang Malaria, Kenali Gejalanya agar Tak Berujung Fatal
Minggu, 09 Juni 2024 - 10:18 WIB
loading...
Megaproyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang digagas oleh Presiden Jokowi mendapat sorotan media asing. Salah satunya terkait masalah kesehatan yang berpotensi terjadi di kawasan tersebut, yakni penyakit malaria. Foto Ilustrasi/iStock
A
A
A
JAKARTA - Megaproyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang digagas oleh Presiden Jokowi mendapat sorotan media asing. Salah satunya terkait masalah kesehatan yang berpotensi terjadi di kawasan tersebut, yakni penyakit malaria.
Kantor berita Reuters belum lama ini mengangkat berita bertajuk "Indonesian President in Damage Control over New Capital" (Presiden Indonesia dalam Pengendalian Kerusakan terkait Ibu Kota Baru). Salah satu yang disorot adalah isu kesehatan, di mana disebutkan bahwa para pakar kesehatan masyarakat merasa keprihatinan terhadap kasus malaria. Pasalnya, Kalimantan Timur yang menjadi lokasi IKN, memiliki tingkat penyakit malaria tertinggi kedua di Indonesia.
Para ahli epidemiologi menilai penularan penyakit yang dibawa oleh nyamuk Anopheles itu masih menjadi risiko di IKN. Sebab, banyak pekerja tidak berdokumen yang melakukan penebangan ilegal di hutan-hutan sekitar kota yang sedang dibangun tersebut.
Baca Juga: 7 Ikan Tinggi Protein untuk Mencegah Stunting, Dukung Tumbuh Kembang Anak Optimal
Data resmi menunjukkan, tingkat malaria di Balikpapan, kota terdekat dengan IKN, meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 2022 hingga 2023.
“Jika tidak hati-hati, saya menduga kasus malaria akan meningkat dalam enam bulan hingga satu tahun ke depan,” kata Iqbal Elyazar dari unit penelitian klinis Universitas Oxford di Jakarta belum lama ini.
Kantor berita Reuters belum lama ini mengangkat berita bertajuk "Indonesian President in Damage Control over New Capital" (Presiden Indonesia dalam Pengendalian Kerusakan terkait Ibu Kota Baru). Salah satu yang disorot adalah isu kesehatan, di mana disebutkan bahwa para pakar kesehatan masyarakat merasa keprihatinan terhadap kasus malaria. Pasalnya, Kalimantan Timur yang menjadi lokasi IKN, memiliki tingkat penyakit malaria tertinggi kedua di Indonesia.
Para ahli epidemiologi menilai penularan penyakit yang dibawa oleh nyamuk Anopheles itu masih menjadi risiko di IKN. Sebab, banyak pekerja tidak berdokumen yang melakukan penebangan ilegal di hutan-hutan sekitar kota yang sedang dibangun tersebut.
Baca Juga: 7 Ikan Tinggi Protein untuk Mencegah Stunting, Dukung Tumbuh Kembang Anak Optimal
Data resmi menunjukkan, tingkat malaria di Balikpapan, kota terdekat dengan IKN, meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 2022 hingga 2023.
“Jika tidak hati-hati, saya menduga kasus malaria akan meningkat dalam enam bulan hingga satu tahun ke depan,” kata Iqbal Elyazar dari unit penelitian klinis Universitas Oxford di Jakarta belum lama ini.
Lihat Juga :