Review Film Lafran, Biopik Pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Kamis, 20 Juni 2024 - 14:30 WIB
loading...
Film Lafran mengisahkan perjalanan Lafran Pane, pendiri Himpunan Mahasiswa Islam, sejak ia kecil hingga dewasa. Foto/Reborn Initiative
A
A
A
JAKARTA - Industri film Indonesia kembali menghadirkan film biografi pahlawan nasional berjudul Lafran. Film ini telah tayang di jaringan bioskop Indonesia.
Sesuai judulnya, film ini mengisahkan tentang Lafran Pane yang merupakan pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia mendirikan HMI pada 5 Februari 1947. Sesuai Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/TAHUN 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional, pada 6 November 2017 Lafran Pane resmi dinobatkan sebagai pahlawan nasional Indonesia.
Setelah mendapat gelar tersebut, pada 2020 KAHMI dan Reborn Initiatives memutuskan untuk memproduksi biopik Lafran Pane menjadi sebuah film. Film Lafran disutradarai oleh Faozan Rizal yang pernah menggarap biopikHabibie & Ainun (2012) dan Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta (2018).
Baca Juga: Anies, JK, hingga Sandi Nonton Bareng Film Lafran
Adapun para pemainnya ada Dimas Anggara, Mathias Muchus, Lala Karmela, Aryo Wahab, Farandika, Alfie Alfandy, dan Tanta Ginting. Meski produksinya sempat tertunda sekitar enam tahun karena adanya pandemi Covid-19, film ini akhirnya dapat diselesaikan dan diharapkan mampu meningkatkan rasa nasionalisme bagi para penonton terutama bagi anak-anak muda.
Film yang menempatkan Dimas Anggara sebagai Lafran ini diawali dengan menampilkan Lafran kecil yang memiliki sifat cerdas, tapi kurang disiplin. Karena hal itu Lafran dipindahkan dari desa kelahirannya. Namun setelah remaja justru ia tumbuh menjadi pemberontak bahkan sempat menjadi petinju jalanan.
Setelah didorong oleh para abangnya untuk menyalurkan emosinya lewat karya, Lafran mulai menuju ke jalan yang benar dan berhenti menjadi petinju. Pada masa penjajahan Jepang, Lafran sempat dipenjara karena membela hak para pribumi, tapi dirinya bebas berkat pengorbanan ayahnya.
![Review Film Lafran, Biopik Pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)]()
Foto:Reborn Initiatives
Sesuai judulnya, film ini mengisahkan tentang Lafran Pane yang merupakan pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia mendirikan HMI pada 5 Februari 1947. Sesuai Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/TAHUN 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional, pada 6 November 2017 Lafran Pane resmi dinobatkan sebagai pahlawan nasional Indonesia.
Setelah mendapat gelar tersebut, pada 2020 KAHMI dan Reborn Initiatives memutuskan untuk memproduksi biopik Lafran Pane menjadi sebuah film. Film Lafran disutradarai oleh Faozan Rizal yang pernah menggarap biopikHabibie & Ainun (2012) dan Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta (2018).
Baca Juga: Anies, JK, hingga Sandi Nonton Bareng Film Lafran
Adapun para pemainnya ada Dimas Anggara, Mathias Muchus, Lala Karmela, Aryo Wahab, Farandika, Alfie Alfandy, dan Tanta Ginting. Meski produksinya sempat tertunda sekitar enam tahun karena adanya pandemi Covid-19, film ini akhirnya dapat diselesaikan dan diharapkan mampu meningkatkan rasa nasionalisme bagi para penonton terutama bagi anak-anak muda.
Sinopsis Film Lafran
Film yang menempatkan Dimas Anggara sebagai Lafran ini diawali dengan menampilkan Lafran kecil yang memiliki sifat cerdas, tapi kurang disiplin. Karena hal itu Lafran dipindahkan dari desa kelahirannya. Namun setelah remaja justru ia tumbuh menjadi pemberontak bahkan sempat menjadi petinju jalanan.
Setelah didorong oleh para abangnya untuk menyalurkan emosinya lewat karya, Lafran mulai menuju ke jalan yang benar dan berhenti menjadi petinju. Pada masa penjajahan Jepang, Lafran sempat dipenjara karena membela hak para pribumi, tapi dirinya bebas berkat pengorbanan ayahnya.

Foto:Reborn Initiatives
Lihat Juga :