3 Romantisisme Lebay yang Sering Kita Lihat dalam Film Percintaan

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 18:21 WIB
loading...
3 Romantisisme Lebay...
Film romantis sering kali melebih-lebihkan adegan pertemuan antara karakter utamanya, bikin penonton jadi ikut halu. Foto/Yong Chang Jun, OCN
A A A
JAKARTA - Produk budaya pop, seperti film, musik, dan novel, sering mempromosikan nilai-nilai soal hubungan asmara. Sayangnya, hal itu malah bikin banyak orang terjebak dalam angan-angan semu.

Apa kamu termasuk orang yang pengen pacar kamu selalu melakukan hal-hal romantis ke kamu? Misalnya berkhayal pacar kamu mendadak ngasihbunga dan ngirim ke kantor atau ruang kelas kamu.

Kalau iya, bisa jadi kamu kebanyakan nonton film atau baca novel roman. Kamu mungkin menganggap bahwa kalau pacar kamu gak melakukan hal-hal yang sering kamu baca atau lihat di film, maka kamu menggolongkannya sebagai sosok yang gak romantis.

Lebih parah lagi, kalau hubunganmu gak berjalan seperti yang ditampilkan kebanyakan film atau novel, kamu langsung membenci diri kamu sendiri (dan pasangan, tentunya) karena gak bisa mewujudkan relationship goalsseperti yang kamu lihat selama ini di film, novel, juga media sosial.

Nah, supaya kamu dan pacar gak terjebak dalam angan-angan kosong, yuk, kenali nilai-nilai romantisisme semu yang sering muncul dalam produk budaya pop. (Baca Juga: Mengulik Makna Bucin alias Budak Cinta dari Perspektif Sains )

1. GESTUR DAN MOMEN ROMANTIS

3 Romantisisme Lebay yang Sering Kita Lihat dalam Film Percintaan

Foto: istock

Dalam film, momen romantis seringkali digambarkan dengan kencan yang cukup mewah, misalnya melakukancandle light dinner. Kenyataannya, berapa banyak yang bisa melakukannya? Aslinya, banyak yang ngobrol berdua di depan rumah ajaudah cukup untuk melepas rindu.

Bayangan kita saat melabeli seseorang romantis atau gak pasti gak terlepas dari bayang-bayang nilai romantis yang dipromosikan budaya pop. Hal itu bikin terminologi romantis bergerak sesuai dengan arahan kompas yang gak benar.

Substansi budaya pop bikin banyak orang memakai standar yang sama dalam menilai sebuah relationship goals. Banyak film, lagu, dan novel roman mencitrakan romantisisme sebagai ungkapan rasa sayang yang secara kuantitas berlebihan dan sebenarnya belum tentu diperlukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Tips Merawat Cinta...
5 Tips Merawat Cinta dari Drakor Love Next Door
7 Zodiak Paling Setia...
7 Zodiak Paling Setia dalam Hubungan, Adakah Zodiak Pacarmu?
7 Lagu Bernadya yang...
7 Lagu Bernadya yang Bisa Jadi Kode untuk si Dia agar Lebih Peka
Rekomendasi
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Berita Terkini
Bali Kini Punya Grand...
Bali Kini Punya Grand Ballroom Kapasitas 2.300 Tamu Menghadap Laut
Lisa BLACKPINK Raup...
Lisa BLACKPINK Raup Nilai Komersial Rp198 Miliar usai Tampil di Piala Dunia 2026
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
The Odyssey Guncang...
The Odyssey Guncang Box Office Global, Raup Rp4,3 Triliun di Pekan Perdana
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
Keluarga Diserang Haters,...
Keluarga Diserang Haters, Ningning Aespa Siap Tempuh Jalur Hukum
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved