Buruan Cek! Ini 8 Hal yang Saat Muda Dianggap Penting padahal Tidak

Selasa, 25 Juni 2024 - 14:02 WIB
loading...
A A A
Rupanya berusaha mendapat pengakuan justru menguras habis energi kita. Karena pasti akan ada orang yang tidak setuju dengan pilihan kita.

Psikologi menunjukkan bahwa mencari validasi eksternal dapat memicu perasaan rendahnya harga diri dan stres. Padahal dalam kehidupan yang terpenting bukan apa yang orang lain pikirkan tentang kita, tapi apa yang kamu pikirkan tentang dirimu sendiri.

3. Mengejar Kesempurnaan

Buruan Cek! Ini 8 Hal yang Saat Muda Dianggap Penting padahal Tidak

Foto:Antonio Guillem/Adobe Stock

Berusaha untuk selalu menjadi sempurna dalam setiap kehidupan kita hanya membuat kita lelah. Sehingga setiap kekurangan atau kesalahan dianggap sebagai kegagalan.

Apalagi ketika kita mencoba mencapai kesempurnaan yang tidak dapat dicapai. Ini hanya menguras tenaga, waktu, dan pikiran kita.

Psikologi memberi tahu kita bahwa kesempurnaan adalah fatamorgana. Bukan tentang sempurna, tapi berusaha menerima ketidaksempurnaan. Hidup akan jauh lebih bermanfaat apabila kita tidak hanya fokus pada kesempurnaan hidup.

4. Menyimpan Dendam

Buruan Cek! Ini 8 Hal yang Saat Muda Dianggap Penting padahal Tidak

Foto:Daniel/Adobe Stock

Kita semua pasti pernah mengalami rasa sakit hati dan pengkhianatan dalam hidup. Sebagai manusia sangat wajar merasakan itu, tapi tidak bermanfaat kalau sampai menyimpan dendam.

Dalam psikologi dikatakan bahwa memendam kebencian dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik kita. Bahkan bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti serangan jantung.

Menyimpan dendam hanya akan membuat kita terjebak pada masa lalu dan menghalangi kita untuk melanjutkan hidup. Berusahalah melepaskan kepahitan itu demi ketenangan diri sendiri.

5. Takut pada Penolakan

Buruan Cek! Ini 8 Hal yang Saat Muda Dianggap Penting padahal Tidak

Foto: Shutterstock

Penolakan itu memang menyakitkan sehingga kadang orang terlalu takut untuk menghadapinya. Namun sebenarnya penolakan adalah peluang untuk berkembang. Ini memberi kesempatan kita untuk mengevaluasi diri dan belajar dari pengalaman.

Kita coba menganggap penolakan sebagai batu loncatan menuju keberhasilan. Karena bukan penolakan yang menentukan kita, tapi bagaimana kita bangkit setelah terjatuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Rekomendasi
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Berita Terkini
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Sah! Nathalie Holscher...
Sah! Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli, Jawaban Doa Umrah
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
Infografis
Jenis Sayuran yang Tidak...
Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan saat Kolesterol Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved