Apakah Kuman TB Dapat Menular lewat Air Liur?
Senin, 01 Juli 2024 - 05:50 WIB
loading...
A
A
A
“Itulah makanya kami para dokter sering menasihati pasien agar tidak membuang dahak sembarangan,” ujar dr. Erlina, seperti dikutip dari akun X @erlinaburhan, Minggu (30/6/2024).
Dokter tentu memiliki alasan pasien TB tidak boleh membuang dahak sembarangan. Yakni khawatir air liur atau dahak itu masih mengandung banyak kuman.
Baca Juga: Apakah Imunisasi Lebih dari Satu Vaksin Aman? Ini Penjelasan dari Kementerian Kesehatan
“Sehingga pada kondisi tertentu yakni saat dahak atau air liurnya kering, kumannya masih bertahan dan menguap ke udara, kemudian terhirup oleh orang lain,” jelasnya.
Namun, bagi pasien TB yang membuang air liur atau dahaknya di luar ruangan, biasanya kuman TB itu mati oleh sinar matahari.
“Jadi kalau air ludahnya atau dahaknya dibuang kemudian terpapar sinar matahari yang sangat kuat, biasanya walaupun mengering, kumannya akan mati,” pungkas dr. Erlina.
Dokter tentu memiliki alasan pasien TB tidak boleh membuang dahak sembarangan. Yakni khawatir air liur atau dahak itu masih mengandung banyak kuman.
Baca Juga: Apakah Imunisasi Lebih dari Satu Vaksin Aman? Ini Penjelasan dari Kementerian Kesehatan
“Sehingga pada kondisi tertentu yakni saat dahak atau air liurnya kering, kumannya masih bertahan dan menguap ke udara, kemudian terhirup oleh orang lain,” jelasnya.
Namun, bagi pasien TB yang membuang air liur atau dahaknya di luar ruangan, biasanya kuman TB itu mati oleh sinar matahari.
“Jadi kalau air ludahnya atau dahaknya dibuang kemudian terpapar sinar matahari yang sangat kuat, biasanya walaupun mengering, kumannya akan mati,” pungkas dr. Erlina.
(tsa)
Lihat Juga :