Membanggakan, Grup Musik Tarawangsa Asal Sunda Tur Eropa

Selasa, 09 Juli 2024 - 13:17 WIB
loading...
Membanggakan, Grup Musik...
Pusaka Sunda Lugina tampil di Festival Musik Roskilde 2024 di Denmark, Sabtu (6/7/2024). Mereka diundang mewakili Indonesia dan tampil lengkap beserta tata cara adat ritual. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
ROSKILDE - Grup seni tradisional Pusaka Sunda Lugina dari Desa Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat sukses membawa kesenian Tarawangsa ke tiga panggung internasional di Eropa. Penampilan Pusaka Sunda Lugina ini menjadi pertunjukan seni Tarawangsa secara penuh dengan tata cara adat seni ritual pertama kali dipentaskan di luar negeri.

Kang Pupung Supena dan Kang Tahya, selaku maestro Tarawangsa mengatakan rasa bangganya karena berhasil mengangkat seni tradisi Rancakalong ke panggung bergengsi. "Ini adalah momen bersejarah bagi kami untuk dapat membawa musik tradisional ke pentas dunia," kata Kang Pupung Supena, Pemimpin Grup Seni Tarawangsa Pusaka Lugina, Selasa (9/7/2024). Baca juga: Kemendikbudristek Dukung Pembentukan LMK untuk Musik Tradisional

Pusaka Sunda Lugina tampil di Festival Musik Roskilde 2024, Denmark . Mereka diundang mewakili Indonesia dan tampil pada Sabtu (6/7/2024), lengkap beserta tata cara adat ritual. Roskilde Festival merupakan salah satu festival terbesar di Eropa yang mampu menarik lebih dari 130.000 pengunjung dan menampilkan bintang tamu utama seperti Foo Fighters, 21 Savage, Skrillex, Doja Cat, Jane’s Addiction, dan SZA.

Setelah Roskilde, Sunda Lugina melanjutkan tur Eropa mereka dengan tampil di Rudolstadt Festival di Jerman, Minggu (7/7/2024). Acara ini dihadiri seniman dari 30 negara sebagai bagian dari rangkaian pesta musim panas.

Tur mereka ditutup dengan penampilan di Copenhagen Jazz Festival, Senin (8/7/2024). Copenhagen Jazz Festival merupakan salah satu acara jazz terbesar dan paling bergengsi di Eropa. Di sana, Sunda Lugina berkolaborasi dengan musisi Denmark seperti Snöleoparden, Lotte Anker, Kresten Osgood, dan Aske Krammer.

Kabar kepergian grup Tarawangsa Sunda Lugina untuk tur Eropa juga mendapat respons positif dari masyarakat Sumedang. Hal ini karena tur bertepatan dengan acara adat tahunan Ngalaksa. Alhasilkan tur grup musik tradisi ini mengunggah rasa bangga para seniman, budayawan, penikmat seni, dan pejabat setempat.

Keberhasilan grup Tarawangsa yang tampil di tiga panggung besar di Eropa ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif kepada seluruh pelaku seni di Indonesia. Khususnya pelaku seni Tarawangsa dan masyarakat desa Rancakalong pada umumnya.

Mengenai Kesenian Tarawangsa
Tarawangsa adalah kesenian yang digunakan dalam upacara adat, ritual keagamaan dan aktivitas pertanian oleh masyarakat Desa Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Dengan menggunakan alat musik tradisional dan beberapa instrumen pendukung lainnya, Tarawangsa menyajikan melodi yang mendalam dan sakral. Baca juga: Tepis Klaim Putin, Denmark Nyatakan Tak Tampung Rudal Jarak Menengah AS

Alat musik Tarawangsa terdiri dari dua jenis, yaitu Tarawangsa, yang merupakan alat musik gesek dengan dua senar mirip dengan Rebab. Kemudian Jentreng, yang merupakan kecapi dengan tujuh senar.

Untuk tur Eropa ini, Pusaka Sunda Lugina membawa seni Tarawangsa sebagai bagian sakral dari budaya Sunda yang erat kaitannya dengan sektor pertanian. Pertunjukan yang ditampilkan menggambarkan cara syukur yang dilakukan dengan membunyikan Tarawangsa dan memanjatkan doa keselamatan serta kesuburan kepada Sang Pencipta.

Selain melestarikan kesenian tradisi Tarawangsa, Pusaka Sunda Lugina juga membawa misi ajakan kepada masyarakat untuk terus peduli terhadap adat istiadat dan budaya Rancakalong secara khusus, serta budaya masyarakat Sunda secara umum.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Java Jazz Festival 2026...
Java Jazz Festival 2026 Makin Hidup dengan Penampilan Musisi Favorit dan Aktivasi Kreatif
Mulai Juni 2026, Ancol...
Mulai Juni 2026, Ancol Gelar Konser The Sunset Soul Setiap Akhir Bulan
Indonesia Saxophone...
Indonesia Saxophone Camp 2026 Jadi Ajang Belajar dan Kolaborasi Saxophonist Profesional
Primaria Fest 2026 Siap...
Primaria Fest 2026 Siap Ramaikan Indonesian Bounce Music di Indonesia
Kembali Hadir, SEMESTA...
Kembali Hadir, SEMESTA BERPESTA 2026 Siap Sambangi 8 Kota
Taemin Jadi Solois Pria...
Taemin Jadi Solois Pria Korea Pertama di Coachella, Penampilan 50 Menit Banjir Pujian
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
Tari Tradisional hingga...
Tari Tradisional hingga Musik Bambu Meriahkan Weekend at Parapuar di Labuan Bajo
Rekomendasi
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Berita Terkini
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved