9 Ciri-ciri Asam Lambung yang Parah, Waspada Nyeri Dada seperti Serangan Jantung

Minggu, 14 Juli 2024 - 07:50 WIB
loading...
9 Ciri-ciri Asam Lambung...
Ada beberapa ciri-ciri asam lambung yang parah yang perlu diwaspadai. Asam lambung naik adalah kondisi umum yang dapat menyebabkan berbagai gejala tidak nyaman. Foto/Gastroenterologist Los Angeles
A A A
JAKARTA - Ada beberapa ciri-ciri asam lambung yang parah yang perlu diwaspadai. Asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (Gerd) adalah kondisi umum yang dapat menyebabkan berbagai gejala tidak nyaman.

Namun, jika tidak ditangani dengan baik, asam lambung dapat menjadi parah dan mengakibatkan komplikasi serius. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami asam lambung naik, seperti obesitas yang menyebabkan tekanan berlebih pada perut sehingga memicu naiknya asam lambung.

Makanan pedas, berlemak, cokelat, kafein, alkohol, dan minuman berkarbonasi juga dapat memicu gejala. Selain itu, merokok dapat melemahkan sfingter esofagus bagian bawah, sehingga asam lambung lebih mudah naik. Perubahan hormonal dan tekanan dari janin dapat meningkatkan risiko gerd pada wanita hamil.

Stres juga dapat memperburuk gejala asam lambung. Berikut adalah ciri-ciri asam lambung yang parah yang perlu diwaspadai dilansir dari Mayo Clinic, Minggu (14/7/2024).

9 Ciri-ciri Asam Lambung yang Parah



Baca Juga: Benarkah Minum Susu Bikin Asam Lambung Naik?

1. Heartburn yang Kronis dan Parah


Heartburn adalah sensasi terbakar di dada yang disebabkan oleh asam lambung yang naik ke kerongkongan. Pada kasus asam lambung yang parah, heartburn bisa menjadi kronis dan sangat menyakitkan, sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari dan tidur.

2. Regurgitasi yang Sering


Regurgitasi adalah kembalinya makanan atau cairan ke mulut dari lambung. Pada kondisi yang parah, regurgitasi bisa terjadi hampir setiap hari, menyebabkan rasa asam atau pahit di mulut dan meningkatkan risiko aspirasi atau masuknya cairan lambung ke dalam saluran pernapasan.

3. Nyeri Dada yang Mirip dengan Serangan Jantung


Nyeri dada yang disebabkan oleh asam lambung parah bisa sangat mirip dengan nyeri dada akibat serangan jantung. Ini dapat menyebabkan kebingungan dan kekhawatiran, sehingga perlu evaluasi medis segera untuk membedakan antara keduanya.

4. Disfagia (Kesulitan Menelan)


Pada asam lambung yang parah, disfagia atau kesulitan menelan bisa menjadi lebih signifikan. Penderita mungkin merasa makanan tersangkut di tenggorokan atau dada, yang bisa disebabkan oleh kerusakan atau penyempitan kerongkongan akibat paparan asam lambung yang berkepanjangan.

5. Batuk Kronis dan Masalah Pernapasan


Asam lambung yang sering naik ke kerongkongan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, yang berujung pada batuk kronis, bronkitis, atau bahkan pneumonia aspirasi. Masalah pernapasan seperti asma juga dapat diperburuk oleh kondisi ini.

Baca Juga: 4 Obat Asam Lambung yang Bagus di Apotek, Bisa Dibeli Tanpa Resep Dokter

6. Suara Serak dan Laringitis


Asam lambung yang mencapai pita suara dapat menyebabkan suara serak, laringitis (radang pita suara), dan sakit tenggorokan kronis. Penderita mungkin mengalami perubahan suara yang persisten, terutama di pagi hari.

7. Kerusakan Gigi


Paparan asam lambung yang terus-menerus dapat merusak enamel gigi, menyebabkan gigi menjadi sensitif dan mudah rusak. Ini juga dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

8. Penurunan Berat Badan yang Tidak Dijelaskan


Asam lambung yang parah bisa menyebabkan penderita mengalami kesulitan makan, yang berujung pada penurunan berat badan yang tidak dijelaskan. Jika seseorang kehilangan berat badan tanpa alasan yang jelas, ini bisa menjadi tanda adanya masalah serius seperti gerd yang parah.

9. Mual dan Muntah Berulang


Mual dan muntah yang berulang dan tidak dijelaskan oleh kondisi lain bisa menjadi tanda asam lambung yang parah. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit jika tidak ditangani dengan baik.

Komplikasi dari Asam Lambung yang Parah



Jika tidak ditangani, asam lambung yang parah dapat menyebabkan beberapa komplikasi serius, antara lain:

1. Esofagitis: Radang pada kerongkongan yang dapat menyebabkan ulkus dan jaringan parut.
2. Barrett's Esophagus: Kondisi di mana sel-sel di lapisan kerongkongan berubah menjadi sel yang mirip dengan sel di usus. Ini meningkatkan risiko kanker esofagus.
3. Striktur Esofagus: Penyempitan kerongkongan yang disebabkan oleh jaringan parut akibat kerusakan oleh asam lambung.
4. Kanker Esofagus: Risiko meningkat pada mereka yang memiliki Barrett's Esophagus.

Baca Juga: Penderita Asam Lambung Jangan Ragu Berpuasa Asal Patuhi Aturan Ini

Penanganan dan Pencegahan



Penanganan asam lambung yang parah melibatkan pendekatan yang lebih intensif, termasuk:

1. Medikasi


Obat-obatan seperti proton pump inhibitors (PPI) yang lebih kuat dan penggunaan jangka panjang mungkin diperlukan untuk mengendalikan produksi asam lambung.

2. Perubahan Gaya Hidup


Menghindari makanan pemicu, makan dalam porsi kecil, menghindari berbaring setelah makan, dan menurunkan berat badan jika diperlukan.

3. Prosedur Medis


Pada kasus yang sangat parah, prosedur medis seperti fundoplikasi Nissen mungkin dipertimbangkan. Ini adalah operasi yang memperkuat sfingter esofagus bagian bawah untuk mencegah naiknya asam lambung.

4. Konsultasi Rutin dengan Dokter


Evaluasi dan pemantauan rutin oleh dokter untuk memastikan pengobatan yang efektif dan menghindari komplikasi lebih lanjut.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Jangan Tunggu Sirosis,...
Jangan Tunggu Sirosis, Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Hati Sejak Dini
3 Gerakan Sederhana...
3 Gerakan Sederhana agar Tubuh Lebih Segar dan Tidak Kaku saat Bangun Tidur
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Berita Terkini
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Infografis
5 Kebiasaan yang Tidak...
5 Kebiasaan yang Tidak Disadari Bisa Memicu Asam Lambung Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved