Kulkas dengan Teknologi Smart yang Dirancang Sesuai Budaya Kuliner Masyarakat Asia
Selasa, 16 Juli 2024 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, lanjut dia, terdapat teknologi DoorCooling+ yang berfungsi lebih cepat dibandingkan dengan sistem pendingin konvensional agar makanan dan minuman menjadi lebih segar dan dingin.
Untuk menjaga kebersihan, kulkas ini memiliki filter Hygiene Fresh+ LG yang dapat membunuh hingga 99,999% bakteri dan mengurangi bau tidak sedap yang muncul dari makanan.
Tak hanya itu, produk baru ini memiliki fitur Fresh Tray yang dapat menjaga cita rasa makanan agar tidak bercampur dengan makanan lainnya saat berada di dalam kulkas. Fresh Tray merupakan solusi inovatif dan hemat ruang yang memungkinkan konsumen untuk menyimpan berbagai makanan di tiga tempat yang berbeda, yaitu “di bawah rak”, “di atas rak”, atau di dalam Veggie Box.
Kulkas ini merupakan solusi dapur yang disesuaikan dan dirancang berdasarkan penelitian terhadap kebutuhan pelanggan dan mencerminkan pemahaman kami yang mendalam mengenai tren dapur di wilayah ini.
“Kami memperkenalkan berbagai produk inovatif dengan fitur yang mempertimbangkan budaya kuliner dan karakteristik ruang dapur konsumen kami di setiap negara,” tutup Lyu Jae-Cheol.
Untuk menjaga kebersihan, kulkas ini memiliki filter Hygiene Fresh+ LG yang dapat membunuh hingga 99,999% bakteri dan mengurangi bau tidak sedap yang muncul dari makanan.
Tak hanya itu, produk baru ini memiliki fitur Fresh Tray yang dapat menjaga cita rasa makanan agar tidak bercampur dengan makanan lainnya saat berada di dalam kulkas. Fresh Tray merupakan solusi inovatif dan hemat ruang yang memungkinkan konsumen untuk menyimpan berbagai makanan di tiga tempat yang berbeda, yaitu “di bawah rak”, “di atas rak”, atau di dalam Veggie Box.
Kulkas ini merupakan solusi dapur yang disesuaikan dan dirancang berdasarkan penelitian terhadap kebutuhan pelanggan dan mencerminkan pemahaman kami yang mendalam mengenai tren dapur di wilayah ini.
“Kami memperkenalkan berbagai produk inovatif dengan fitur yang mempertimbangkan budaya kuliner dan karakteristik ruang dapur konsumen kami di setiap negara,” tutup Lyu Jae-Cheol.
(tsa)
Lihat Juga :