Masa Kelam Adi Bing Slamet, Ucap Syahadat dan Salat Tobat usai Tinggalkan Ajaran Eyang Subur
Kamis, 18 Juli 2024 - 12:27 WIB
loading...
Adi Bing Slamet membongkar masa kelam saat menjalani aliran yang dilakukan Eyang Subur. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Adi Bing Slamet dan Arya Wiguna sempat bikin geger pada 2013 usai membongkar ajaran menyimpang yang dilakukan Eyang Subur. Ajaran Eyang Subur ini dinilai Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai ajaran yang menyimpang dari Islam.
Adi Bing Slamet bersyukur dirinya telah lepas dari ajaran tersebut dan kembali menjalani syariat Islam sebagai agama yang dianutnya.
Baca Juga: Kisruh Uang Sawer Nathalie Holscher, Dinar Candy Emosi
Usai lepas dari ajaran itu, Adi Bing Slamet beserta keluarga kembali mengucap syahadat dan melakukan salat taubat selama 41 hari untuk memohon ampunan kepada Tuhan serta demi meraih keberkahan dalam hidup.
"Semua sudah lepas semua Alhamdulillah. Yang penting saya dan keluarga syahadat lagi, saya sih saranin syahadat lagi sama salat tobat 41 hari, setiap abis solat dua rokaat," ujar Adi Bing Slamet di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Keputusan untuk kembali mengucap syahadat didasari atas keinginannnya sendiri yang ingin bersungguh-sungguh kembali ke jalan yang benar usai merasa tersesat.
"Keinginan saya lah dari dalam diri. Dari dulu waktu itu," tutur Adi Bing Slamet.
Adi Bing Slamet bersyukur dirinya telah lepas dari ajaran tersebut dan kembali menjalani syariat Islam sebagai agama yang dianutnya.
Baca Juga: Kisruh Uang Sawer Nathalie Holscher, Dinar Candy Emosi
Usai lepas dari ajaran itu, Adi Bing Slamet beserta keluarga kembali mengucap syahadat dan melakukan salat taubat selama 41 hari untuk memohon ampunan kepada Tuhan serta demi meraih keberkahan dalam hidup.
"Semua sudah lepas semua Alhamdulillah. Yang penting saya dan keluarga syahadat lagi, saya sih saranin syahadat lagi sama salat tobat 41 hari, setiap abis solat dua rokaat," ujar Adi Bing Slamet di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Keputusan untuk kembali mengucap syahadat didasari atas keinginannnya sendiri yang ingin bersungguh-sungguh kembali ke jalan yang benar usai merasa tersesat.
"Keinginan saya lah dari dalam diri. Dari dulu waktu itu," tutur Adi Bing Slamet.
Lihat Juga :