Mondelez Indonesia Ajak Orang Tua Terapkan Kebiasaan #NgemilBijak
Senin, 24 Agustus 2020 - 12:03 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut mengenai langkah Mondelez Indonesia dalam mendorong penerapan ngemil bijak, Psikolog Klinis Tara De Thouars mengungkapkan bahwa orangtua utamanya ibu menjadi contoh bagi anak-anaknya, oleh karena itu kebiasaan ngemil seperti cara, sikap, bahkan frekuensi ngemil akan dilihat dan diikuti oleh anak-anaknya. Tak jarang, tanggung jawab seorang ibu menimbulkan rasa cemas atau bersalah jika anaknya tumbuh kekurangan, sehingga cenderung memberikan makanan berlebih pada anaknya.
Tara mengungkapkan bahwa penerapan ngemil bijak dalam keluarga bisa dimulai dengan menerapkan tiga tips berikut. "Pertama, membenahi perilaku ngemil sehingga menjadi contoh yang baik untuk anaknya, dengan membiasakan ngemil secara sadar dengan memperhatikan isyarat tubuh agar tidak kelebihan asupan," ungkap Tara.
Lebih lanjut Tara menyarankan untuk mengajak anggota keluarga untuk makan secara perlahan dan menikmati setiap gigitan camilan. Namun, pastikan dengan tidak melakukan hal lain seperti nonton TV atau bermain gadget sehingga hubungan yang lebih hangat diantara anggota keluarga pun dapat tercipta.
"Kedua, mengatasi kecemasan dan perasaan bersalah yang membuat ibu malah tidak memberikan yang terbaik untuk anaknya. Dan tips terakhir, mengutamakan apa yang lebih baik untuk anaknya bukan sebatas apa yang diinginkan oleh anaknya,” tutup Tara.
Tara mengungkapkan bahwa penerapan ngemil bijak dalam keluarga bisa dimulai dengan menerapkan tiga tips berikut. "Pertama, membenahi perilaku ngemil sehingga menjadi contoh yang baik untuk anaknya, dengan membiasakan ngemil secara sadar dengan memperhatikan isyarat tubuh agar tidak kelebihan asupan," ungkap Tara.
Lebih lanjut Tara menyarankan untuk mengajak anggota keluarga untuk makan secara perlahan dan menikmati setiap gigitan camilan. Namun, pastikan dengan tidak melakukan hal lain seperti nonton TV atau bermain gadget sehingga hubungan yang lebih hangat diantara anggota keluarga pun dapat tercipta.
"Kedua, mengatasi kecemasan dan perasaan bersalah yang membuat ibu malah tidak memberikan yang terbaik untuk anaknya. Dan tips terakhir, mengutamakan apa yang lebih baik untuk anaknya bukan sebatas apa yang diinginkan oleh anaknya,” tutup Tara.
(tdy)
Lihat Juga :