Pertolongan Pertama untuk Korban Mabuk Kecubung, Hindari Efek Keparahan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 17:25 WIB
loading...
Pertolongan Pertama...
Banyak orang bertanya-tanya akan bahaya dari mabuk kecubung. Salah satunya pertolongan seperti apa yang perlu dilakukan bila orang terdekat menjadi korban mabuk kecubung. Foto/Freepik
A A A
JAKARTA - Publik digegerkan dengan kejadian puluhan orang di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang menjadi korban mabuk kecubung. Sebanyak 56 orang dirawat di rumah sakit jiwa dan dua di antaranya meninggal dunia.

Kejadian ini membuat banyak orang bertanya-tanya akan bahaya dari mabuk kecubung. Salah satunya pertolongan seperti apa yang perlu dilakukan bila orang terdekat menjadi korban mabuk kecubung.

Psikater Konsultan Adiksi RSJ Sambang Lihum, Banjarmasin, dr. Firdaus Yamani SpKJ(K) mengungkap cara dan pertolongan pertama untuk menangani seseorang yang mabuk kecubung. Bila langsung melihat, segera menyuruh korban memuntahkan racikan kecubung tersebut sebelum muncul halusinasi berat.

Baca Juga: Manfaat dan Bahaya Kecubung untuk Kesehatan, Apa Saja?

“Kalau langsung diketahui, harus segera dimuntahkan. Mumpung pasien belum gelisah segera dimuntahkan dengan memasukkan jari ke mulut sampai ujung tenggorokan,” ungkap Firdaus dalam Media Briefing bersama Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Jumat (19/7/2024).

Efek mabuk kecubung ini memakan waktu yang cukup lama untuk pulih kembali. Dokter Firdaus menjelaskan, setidaknya korban butuh sekitar 7 hari untuk bisa pulih kembali.

Dokter Firdaus menambahkan, efek mabuk kecubung ini bisa menyebabkan halusinasi berat hingga gangguan jiwa. Tak hanya itu, mabuk kecubung juga dapat menyebabkan kelumpuhan pada otot pernapasan sehingga terjadi gagal napas bahkan kematian.

Untuk itu, perlu tindakan dan pertolongan pertama sebelum efek kecubung bereaksi di dalam tubuh. Minum air putih yang banyak juga dapat membantu mengeluarkan racun dari air seni.

Baca Juga: Apakah Kecubung Ada Penawarnya? Kenali Gejala dan Pencegahan

“Bisa disuruh minum air biar keluar dari air kencing. Kemudian segera dibawa ke rumah sakit,” jelas dr. Firdaus.

Namun, bila korban mulai mengalami gejala mengkhawatirkan seperti sesak napas hingga demam, dr. Firdaus menyarankan untuk segera menemui dokter penyakit dalam ataupun psikiater.

“Kalau ada denyut jantung yang cepat dan suhu badan meningkatkan, segera dibawa ke RS terdekat yang ada dokter jiwa dan penyakit dalam,” tandasnya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Saluran...
Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini demi Cegah Penyakit Serius
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rekomendasi
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Berita Terkini
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Buka Musiczone, Nastya...
Buka Musiczone, Nastya Sabella Ajak Penonton Nyanyi dan Galau Bersama
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved