Perjalanan Virtual ke Sumber Air

Senin, 24 Agustus 2020 - 13:40 WIB
loading...
Perjalanan Virtual ke...
Aqua mengadakan perjalanan virtual ke salah satu pabriknya di Ciherang, Jawa Barat. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Aqua mengadakan sebuah perjalanan virtual ke salah satu pabriknya di Ciherang, Jawa Barat, yang disiarkan langsung di YouTube SehatAQUA. Perjalanan virtual ini memperlihatkan bagaimana label minuman kemasan tersebut menjaga sumber air serta ekosistem sekitarnya serta melakukan pengemasan tanpa sentuhan tangan manusia.

Perjalanan virtual ini dimulai dengan mengunjungi sumber air yang berada di Ciherang. Untuk menjaga sumber airnya, Aqua telah merawat 2,5 juta pohon di serta turut melestarikan 1.500 spesies flora dan fauna. Kealamian ekosistem sumber air tersebut terlindungi mengalir ke Rumah Sumber Air yang hanya bisa diakses oleh karyawan tertentu. (Baca Juga: Mondelez Indonesia Ajak Orang Tua Terapkan Kebiasaan #NgemilBijak )

Pada tahap selanjutnya, diperlihatkan pula proses seleksi dan pembersihan galon yang kembali ke pabrik setelah digunakan konsumen. Galon-galon itu dibersihkan dari kontaminan dengan standar quality control yang ketat sebelum masuk ke proses pengisian.

“Seluruh produk secara rutin diuji melalui 400 parameter kualitas untuk menjamin pemenuhan standar keamanan pangan yang telah ditetapkan oleh BPOM,” ujar Aqua Water Resources, Nature & Process Technology Director Azwar Satrya Muhammad.

Azwar menambahkan, rangkaian proses yang disaksikan selama perjalanan virtual ini telah mengacu pada Standar Kualitas Internasional ISO 9001. Selain itu, fasilitas produksi Aqua juga telah tersertifikasi sistem jaminan keamanan pangan internasional Food Safety System Certification (FSSC) 22000.

Dari proses pembersihan, menurut Azwar, kemasan galon yang sudah masuk ke area pengisian di mana air dengan kandungan mineral yang masih terlindungi akan mengisi kemasan.

“Setelah pengisian, kemasan galon akan ditutup rapat dengan tutup khusus yang telah dipatenkan. Hal ini untuk melindungi air dari pabrik hingga ke tangan konsumen,” ujar Azwar.

Kemasan galon juga dilengkapi double coding pada bagian tutup dan badan galon, serta tutup berteknologi double injection yang telah dipatenkan untuk mencegah pemalsuan produk. Seluruh tahapan ini, menurut Azwar, dilaksanakan tanpa tersentuh tangan manusia guna menjamin kualitas produk tetap terjaga.

Sementara itu, menurut Pakar Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor Eko Hari Purnomo, teknologi yang digunakan oleh produsen saat ini merupakan hasil inovasi selama bertahun-tahun dengan satu tujuan yang sama. Tujuan tersebut yakni memastikan agar produk yang sampai ke tangan konsumen aman dan bermutu. (Baca Juga: Dengan Wajah Baru, Mufit Ingin Bantu Sehatkan Masyarakat Indonesia )

“Inovasi pun telah membuat kemasan seperti galon guna ulang ini aman digunakan berkali-kali dan ramah lingkungan karena tidak menambah jumlah sampah,” jelas Eko.

Selain proses pengemasan galon guna ulang, dalam perjalanan virtual ini dijelaskan pula protokol keamanan dan kesehatan (health screening). Protokol baru itu wajib ditaati oleh seluruh pekerja di pabrik untuk menjamin keamanan dan kesehatan saat bekerja di masa pandemi seperti sekarang.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kiri Matcha, Destinasi...
Kiri Matcha, Destinasi Matcha Pertama di Indonesia dengan Sensasi Floral
Mandi Jadi Budaya Indonesia,...
Mandi Jadi Budaya Indonesia, Ini Pentingnya Arus Air Stabil bagi Kesehatan
Kemenkes Terapkan Label...
Kemenkes Terapkan Label Nutri Level, dr. Gia: Pilih yang A untuk Anak
Menkes Ungkap Cara Membaca...
Menkes Ungkap Cara Membaca Label Nutri-Level pada Minuman
Ramadan dan Idulfitri,...
Ramadan dan Idulfitri, Kolaborasi Lemonilo-Gaabor Hadirkan Kolaborasi Penuh Makna
Resmi! Thailand Pangkas...
Resmi! Thailand Pangkas 50 Persen Kadar Gula Minuman, Thai Tea Kini Tak Semanis Dulu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Rekomendasi
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Berita Terkini
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved