Viral Wisatawan De Djawatan Banyuwangi Digetok Tarif Delman Mahal, Sandiaga Uno: Kita akan Bina
Senin, 29 Juli 2024 - 00:11 WIB
loading...
Viral wisatawan di De Djawatan Banyuwangi dipatok tarif mahal saat naik delma. Sandiaga Uno pun bereaksi. Foto/ MPI
A
A
A
MALANG - Viral wisatawan di De Djawatan Banyuwangi dipatok tarif mahal saat naik delma. Masalah ini pun langsung mendapat respons Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Sandiaga menyatakan, bila pelaku wisata pasti ada satu dua yang bermasalah. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi agar kejadian itu tidak terulang kembali.
Baca Juga: Kampung Wisata Kayutangan Heritage Malang Berpotensi Naik Level, Sandiaga Uno: Bisa Mendunia
"Nanti kita akan bina karena dari seribu orang pasti ada satu dua yang bermasalah. Kemarin kita langsung turun dengan Pemerintah Banyuwangi dan tidak akan terulang lain," kata Sandiaga Uno, ditemui usai berkunjung ke Kampung Kayutangan Heritage, Kota Malang, Minggu (28/7/2024).
Sandiaga mengingatkan agar pelaku-pelaku wisata tidak seenaknya sendiri mematok tarif mahal demi keuntungan sesaat, tapi di sisi lain merugikan destinasi wisata dan pelaku wisata lainnya.
"Kalau digetok, mereka akan kapok kalau wisatawan gak mau datang lagi. Di-changer setingginya buat apa, kalau tidak bermanfaat untuk masyarakat," tegasnya.
Makanya, penting peran dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di setiap destinasi untuk membina dan mengedukasi para pelaku wisata. Selain itu, Pokdarwis juga harus saling mengingatkan, kepada pelaku wisata yang membuat ulah negatif.
Sandiaga menyatakan, bila pelaku wisata pasti ada satu dua yang bermasalah. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi agar kejadian itu tidak terulang kembali.
Baca Juga: Kampung Wisata Kayutangan Heritage Malang Berpotensi Naik Level, Sandiaga Uno: Bisa Mendunia
"Nanti kita akan bina karena dari seribu orang pasti ada satu dua yang bermasalah. Kemarin kita langsung turun dengan Pemerintah Banyuwangi dan tidak akan terulang lain," kata Sandiaga Uno, ditemui usai berkunjung ke Kampung Kayutangan Heritage, Kota Malang, Minggu (28/7/2024).
Sandiaga mengingatkan agar pelaku-pelaku wisata tidak seenaknya sendiri mematok tarif mahal demi keuntungan sesaat, tapi di sisi lain merugikan destinasi wisata dan pelaku wisata lainnya.
"Kalau digetok, mereka akan kapok kalau wisatawan gak mau datang lagi. Di-changer setingginya buat apa, kalau tidak bermanfaat untuk masyarakat," tegasnya.
Makanya, penting peran dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di setiap destinasi untuk membina dan mengedukasi para pelaku wisata. Selain itu, Pokdarwis juga harus saling mengingatkan, kepada pelaku wisata yang membuat ulah negatif.
Lihat Juga :