Viral Wisatawan De Djawatan Banyuwangi Digetok Tarif Delman Mahal, Sandiaga Uno: Kita akan Bina
Senin, 29 Juli 2024 - 00:11 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi harus saling mengingatkan dan Pokdarwis ini yang harus jadi ujung tombak dengan masyarakat sebagai landasannya. Makanya namanya berbasis komunitas," ujar dia.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah video terlihat wisatawan mengaku menjadi korban scam atau penipuan karena digetok tarif mahal di Tempat Wisata De Djawatan, Banyuwangi, Jawa Timur.
Saat itu sang wisatawan beserta rombongan datang di Wisata De Djawatan sekitar pukul 07.00 WIB, pada Rabu (24/7/2024), saat area wisata masih cukup sepi pengunjung. Setibanya di sana, mereka ditawari keliling area wisata naik delman dengan tarif Rp 50 ribu dan dijanjikan akan diajak ke sejumlah spot foto.
Namun, setelah sampai di spot foto pertama, kusir delman terlihat terburu-buru dan mengajak mereka menyudahi sesi foto secepatnya. Katanya, agar bisa segera pindah ke area lainnya. Setelah melanjutkan perjalanan, justru mereka dibawa ke titik awal penjemputan yang jaraknya tak sampai 200 meter.
Wisatawan tersebut juga dibuat kesal dengan ulah para kusir delman yang seperti membicarakan dan menyindir mereka menggunakan Bahasa Jawa.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah video terlihat wisatawan mengaku menjadi korban scam atau penipuan karena digetok tarif mahal di Tempat Wisata De Djawatan, Banyuwangi, Jawa Timur.
Saat itu sang wisatawan beserta rombongan datang di Wisata De Djawatan sekitar pukul 07.00 WIB, pada Rabu (24/7/2024), saat area wisata masih cukup sepi pengunjung. Setibanya di sana, mereka ditawari keliling area wisata naik delman dengan tarif Rp 50 ribu dan dijanjikan akan diajak ke sejumlah spot foto.
Namun, setelah sampai di spot foto pertama, kusir delman terlihat terburu-buru dan mengajak mereka menyudahi sesi foto secepatnya. Katanya, agar bisa segera pindah ke area lainnya. Setelah melanjutkan perjalanan, justru mereka dibawa ke titik awal penjemputan yang jaraknya tak sampai 200 meter.
Wisatawan tersebut juga dibuat kesal dengan ulah para kusir delman yang seperti membicarakan dan menyindir mereka menggunakan Bahasa Jawa.
(tdy)
Lihat Juga :