Perbedaan Gejala Virus Oropouche dan DBD yang Harus Anda Ketahui
Rabu, 31 Juli 2024 - 15:30 WIB
loading...
Perbedaan gejala virus oropouche dan DBD atau demam berdarah dengue nyaris tak terlihat alias mirip. Itu sebabnya, Anda perlu mengetahui gejala khas dua penyakit yang sama-sama disebabkan oleh nyamuk tersebut. Foto Ilustrasi/Freepik
A
A
A
JAKARTA - Perbedaan gejala virus oropouche dan DBD atau demam berdarah dengue nyaris tak terlihat alias mirip. Itu sebabnya, Anda perlu mengetahui gejala khas dua penyakit yang sama-sama disebabkan oleh nyamuk tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Brasil telah mencatat kematian akibat virus oropouche yang pertama di dunia. Dua wanita telah meninggal dunia akibat penyakit yang disebarkan oleh nyamuk ataupun lalat kecil yang terinfeksi itu.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melaporkan, wabah oropouche sedang berlangsung di Bolivia, Brasil, Kolombia, Kuba, dan Peru. Pada 2024 ini, Brasil telah mencatat 7.236 kasus akibat infeksi virus oropouche.
Baca Juga: Apa Itu Virus Oropouche? Simak Cara Penularannya!
Gejala infeksi virus oropouche disebut-sebut mirip dengan demam berdarah. Kendati demikian, dua penyakit tersebut tidaklah sama, salah satunya ditinjau dari sumber penularannya.
Pakar demam berdarah Dr Ananya Sharma menerangkan bahwa virus oropouche ditularkan melalui gigitan nyamuk Culicoides paraensis. Sementara DBD ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
Dari sisi wilayah penyebarannya pun berbeda. Jika virus oropouche banyak ditemukan di daerah tropis Amerika Selatan, maka DBD lebih sering ditemukan di wilayah tropis dan subtropis di Asia, Afrika, serta Amerika.
Seperti diberitakan sebelumnya, Brasil telah mencatat kematian akibat virus oropouche yang pertama di dunia. Dua wanita telah meninggal dunia akibat penyakit yang disebarkan oleh nyamuk ataupun lalat kecil yang terinfeksi itu.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melaporkan, wabah oropouche sedang berlangsung di Bolivia, Brasil, Kolombia, Kuba, dan Peru. Pada 2024 ini, Brasil telah mencatat 7.236 kasus akibat infeksi virus oropouche.
Baca Juga: Apa Itu Virus Oropouche? Simak Cara Penularannya!
Gejala infeksi virus oropouche disebut-sebut mirip dengan demam berdarah. Kendati demikian, dua penyakit tersebut tidaklah sama, salah satunya ditinjau dari sumber penularannya.
Pakar demam berdarah Dr Ananya Sharma menerangkan bahwa virus oropouche ditularkan melalui gigitan nyamuk Culicoides paraensis. Sementara DBD ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
Dari sisi wilayah penyebarannya pun berbeda. Jika virus oropouche banyak ditemukan di daerah tropis Amerika Selatan, maka DBD lebih sering ditemukan di wilayah tropis dan subtropis di Asia, Afrika, serta Amerika.
Lihat Juga :