Bayi di Inggris Lahir dengan Kulit Rapuh hingga Tak Bisa Digendong
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 13:40 WIB
loading...
Seorang bayi di Inggris lahir dengan kondisi langka yang menyebabkan kulitnya rapuh seperti sayap kupu-kupu. Kondisi ini membuat bayi itu tak bisa digendong. Foto/Mirror
A
A
A
INGGRIS - Seorang bayi di Inggris lahir dengan kondisi langka yang menyebabkan kulitnya rapuh seperti sayap kupu-kupu. Kondisi ini membuat bayi itu tak bisa digendong dan dokter memprediksi kemungkinan tidak akan bisa bertahan hidup hingga Natal.
Dilansir dari Mirror, Sabtu (3/8/204), bayi berusia lima hari bernama Uzziah Bowman ini lahir dengan epidermolisis bulosa (EB). Kulitnya sangat rapuh membuat orang tuanya tidak dapat menggendongnya. Satu dari 500.000 bayi di dunia dilaporkan mengidap penyakit ini.
Orang tua Uzziah, Jade, dan Lee selalu berjaga di samping tempat tidur anak mereka. Dokter juga terus memantau kondisi bayi itu apakah cukup stabil untuk menjalani operasi penyumbatan di usus. Menurut dokter, kondisi Uzziah yang rentan membuatnya tidak akan selamat dari operasi dan hanya bisa bertahan hingga beberapa bulan ke depan.
"Uzziah menderita EB parah. Dalam kasus yang tidak terlalu serius, anak biasanya memiliki peluang bagus untuk hidup lebih normal. Namun, dokter mengatakan bayi saya akan meninggal," kata Lee.
Baca Juga: 8 Ciri-ciri Tubuh Kekurangan Vitamin B12 dan Penyebabnya
![Bayi di Inggris Lahir dengan Kulit Rapuh hingga Tak Bisa Digendong]()
Foto/Mirror
Dilansir dari Mirror, Sabtu (3/8/204), bayi berusia lima hari bernama Uzziah Bowman ini lahir dengan epidermolisis bulosa (EB). Kulitnya sangat rapuh membuat orang tuanya tidak dapat menggendongnya. Satu dari 500.000 bayi di dunia dilaporkan mengidap penyakit ini.
Orang tua Uzziah, Jade, dan Lee selalu berjaga di samping tempat tidur anak mereka. Dokter juga terus memantau kondisi bayi itu apakah cukup stabil untuk menjalani operasi penyumbatan di usus. Menurut dokter, kondisi Uzziah yang rentan membuatnya tidak akan selamat dari operasi dan hanya bisa bertahan hingga beberapa bulan ke depan.
"Uzziah menderita EB parah. Dalam kasus yang tidak terlalu serius, anak biasanya memiliki peluang bagus untuk hidup lebih normal. Namun, dokter mengatakan bayi saya akan meninggal," kata Lee.
Baca Juga: 8 Ciri-ciri Tubuh Kekurangan Vitamin B12 dan Penyebabnya

Foto/Mirror
Lihat Juga :