Konser Taylor Swift di Austria Jadi Target Teroris
Kamis, 08 Agustus 2024 - 10:33 WIB
loading...
Konser Taylor Swift di Vienna ternyata jadi target ancaman teroris. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Konser Taylor Swift di Vienna ternyata menjadi target ancaman teroris. Hal ini diketahui usai polisi menangkap dua pria yang merencanakan serangan teror tersebut.
Selama penggerebekan, polisi menemukan bahan kimia dan zat di rumah tersangka, tetapi pihak berwenang belum mengonfirmasi, apakah bahan-bahan tersebut dapat digunakan untuk membuat bom.
Baca Juga: Taylor Swift Batalkan Konser di Austria usai Ancaman Teroris
Penangkapan dilakukan oleh unit Cobra Austria, di mana para pelaku berencana menargetkan Stadion Ernst Happel di Vienna, tempat Taylor Swift dijadwalkan tampil dalam tiga pertunjukan yang tiketnya terjual habis sebagai bagian dari Eras Tour.
Diketahui, tersangka berusia 19 tahun ini merupakan warga negara Austria, dilaporkan telah berjanji setia kepada kelompok teroris Islam ISIS pada Juli. Terduga kaki tangannya juga menjadi radikal melalui internet.
Pria berusia 19 tahun ini tinggal bersama orang tuanya di Ternitz, sebuah provinsi dekat Vienna. Sementara, satu pria lainnya tak dikenal
"Pelaku yang diduga fokus pada konser Taylor Swift. Tindakan persiapan terdeteksi. Ancaman konkret telah berhasil dihindari," kata Franz Ruf, Direktur Jenderal Keamanan Publik Austria.
Selama penggerebekan, polisi menemukan bahan kimia dan zat di rumah tersangka, tetapi pihak berwenang belum mengonfirmasi, apakah bahan-bahan tersebut dapat digunakan untuk membuat bom.
Baca Juga: Taylor Swift Batalkan Konser di Austria usai Ancaman Teroris
Penangkapan dilakukan oleh unit Cobra Austria, di mana para pelaku berencana menargetkan Stadion Ernst Happel di Vienna, tempat Taylor Swift dijadwalkan tampil dalam tiga pertunjukan yang tiketnya terjual habis sebagai bagian dari Eras Tour.
Diketahui, tersangka berusia 19 tahun ini merupakan warga negara Austria, dilaporkan telah berjanji setia kepada kelompok teroris Islam ISIS pada Juli. Terduga kaki tangannya juga menjadi radikal melalui internet.
Pria berusia 19 tahun ini tinggal bersama orang tuanya di Ternitz, sebuah provinsi dekat Vienna. Sementara, satu pria lainnya tak dikenal
"Pelaku yang diduga fokus pada konser Taylor Swift. Tindakan persiapan terdeteksi. Ancaman konkret telah berhasil dihindari," kata Franz Ruf, Direktur Jenderal Keamanan Publik Austria.
Lihat Juga :