Penjelasan Video Musik Gala Bunga Matahari dari Sal Priadi
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 09:32 WIB
loading...
A
A
A
Lirik ini mengambil referensi gambaran atau simbol orang yang masuk surga dalam kepercayaan muslim. Gempi dalam video musik jelas digambarkan tinggal di surga karena setelah itu juga diperlihatkan sungai yang mengalirkan air susu dalam video musiknya.
Lalu, adegan Gempi dan Gala bicara pada tumbuhan juga menggambarkan lirik lagunya, yaitu, "Bila tidak mirip kau, jadilah bunga matahari, yang tiba-tiba mekar di taman. Meski bicara dengan bahasa tumbuhan, ceritakan padaku, bagaimana tempat tinggalmu yang baru".
Adegan Gala yang menari dengan bunga matahari menggambarkan bahwa ia hidup dengan kenangan, ingatan indah, serta nasihat tentang mendiang istrinya itu.
Ini seperti diungkapkan dalam lirik Gala Bunga Matahari lainnya, yaitu "Jadilah menyenangkan s'perti katamu. Jalani hidup dengan penuh sukacita. Dan percaya kau ada di hatiku s'lamanya".
Adegan berikutnya adalah Gala yang memakai kostum bunga matahari tiba-tiba tertunduk, dan di Surga, bunga matahari yang dipegang Gempi juga layu. Ini adalah simbol bahwa Gala akhirnya meninggal.
Adegan lalu menunjukkan bahwa Gala akhirnya bisa bertemu dan kembali hidup bersama istri tercintanya di surga. Ia pun kembali menjadi anak kecil, diperankan oleh aktor cilik Alvaro Bustomi.
![Penjelasan Video Musik Gala Bunga Matahari dari Sal Priadi]()
Foto: YouTube Sal Priadi
Penonton lalu bisa melihat foto Gala dan istrinya saat masih hidup, dengan keduanya memegang bunga matahari. Sosok pria yang menaruh bunga matahari kedua di pot bunga bisa jadi adalah anak mereka, atau keluarganya.
Ini juga adalah simbol bahwa keduanya akan selalu bersama, baik saat masih hidup maupun saat sudah meninggal. Bahkan saat keduanya 'menjadi bunga matahari' pun, mereka akan berada dalam satu pot yang sama.
Lirik dan video musik Gala Bunga Matahari bisa dibilang adalah sebuah bentuk cinta sejati yang harus selalu dirayakan dan dikenang. Juga harapan bahwa cinta sejati akan selalu bisa bertemu kembali, dalam wujud atau bentuk apa pun.
Baca Juga: 7 Lagu Cocok untuk Senja dari Band Indie Indonesia, Lengkap dengan Liriknya
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
Ceritakan padaku
Bagaimana tempat tinggalmu yang baru
Lalu, adegan Gempi dan Gala bicara pada tumbuhan juga menggambarkan lirik lagunya, yaitu, "Bila tidak mirip kau, jadilah bunga matahari, yang tiba-tiba mekar di taman. Meski bicara dengan bahasa tumbuhan, ceritakan padaku, bagaimana tempat tinggalmu yang baru".
Adegan Gala yang menari dengan bunga matahari menggambarkan bahwa ia hidup dengan kenangan, ingatan indah, serta nasihat tentang mendiang istrinya itu.
Ini seperti diungkapkan dalam lirik Gala Bunga Matahari lainnya, yaitu "Jadilah menyenangkan s'perti katamu. Jalani hidup dengan penuh sukacita. Dan percaya kau ada di hatiku s'lamanya".
Adegan berikutnya adalah Gala yang memakai kostum bunga matahari tiba-tiba tertunduk, dan di Surga, bunga matahari yang dipegang Gempi juga layu. Ini adalah simbol bahwa Gala akhirnya meninggal.
Adegan lalu menunjukkan bahwa Gala akhirnya bisa bertemu dan kembali hidup bersama istri tercintanya di surga. Ia pun kembali menjadi anak kecil, diperankan oleh aktor cilik Alvaro Bustomi.

Foto: YouTube Sal Priadi
Penonton lalu bisa melihat foto Gala dan istrinya saat masih hidup, dengan keduanya memegang bunga matahari. Sosok pria yang menaruh bunga matahari kedua di pot bunga bisa jadi adalah anak mereka, atau keluarganya.
Ini juga adalah simbol bahwa keduanya akan selalu bersama, baik saat masih hidup maupun saat sudah meninggal. Bahkan saat keduanya 'menjadi bunga matahari' pun, mereka akan berada dalam satu pot yang sama.
Lirik dan video musik Gala Bunga Matahari bisa dibilang adalah sebuah bentuk cinta sejati yang harus selalu dirayakan dan dikenang. Juga harapan bahwa cinta sejati akan selalu bisa bertemu kembali, dalam wujud atau bentuk apa pun.
Baca Juga: 7 Lagu Cocok untuk Senja dari Band Indie Indonesia, Lengkap dengan Liriknya
Lirik Gala Bunga Matahari dari Sal Priadi
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
Ceritakan padaku
Bagaimana tempat tinggalmu yang baru
Lihat Juga :