IDI Akui Adanya 'Budaya' Perundungan di PPDS
Rabu, 21 Agustus 2024 - 20:39 WIB
loading...
A
A
A
“Senioritas itu ada. Junior belajar dari senior, pola itu ada sistem perundungannya yang harus diputus,” lanjut dia.
Selain itu, dr. Tommy juga menyoroti PPDS yang tidak digaji, dan menurutnya menjadi masalah yang ada di Indonesia.
Gaji sangat berpengaruh pada kasus perundungan, sehingga beberapa oknum dokter senior minta diberikan makan, minta diantar, hingga minta diberikan pelayanan di luar akademis.
“Kalau PPDS diberi gaji, minimal mereka bisa beli makan sendiri. Atau ketika anak sakit, bayangkan peserta PPDS rentang usai 27 sampai 35 tahun, mereka harusnya udah punya gaji di usia itu dan berkeluarga. Bayangkan kalau anaknya sakit, keluarganya sakit, tidak ada gaji sama sekali. Bagaimana selama ini mereka menghidupi diri sendiri,” tutur dr. Tommy.
Baca Juga: Nama Prathita Amanda Aryani Mendadak Viral, Diduga Dalang Aksi Bullying di PPDS Undip
Dokter Tommy menuturkan, di luar negeri seperti Malaysia, peserta PPDS digaji Rp15 juta. Sementara itu, berdasarkan pengalamannya training di Singapura, dr. Tommy digaji senilai 2.650 dolar Singapura atau kurang lebih Rp31,4 juta. Sedangkan di Indonesia, peserta PPDS tidak digaji sama sekali.
Selain itu, dr. Tommy juga menyoroti PPDS yang tidak digaji, dan menurutnya menjadi masalah yang ada di Indonesia.
Gaji sangat berpengaruh pada kasus perundungan, sehingga beberapa oknum dokter senior minta diberikan makan, minta diantar, hingga minta diberikan pelayanan di luar akademis.
“Kalau PPDS diberi gaji, minimal mereka bisa beli makan sendiri. Atau ketika anak sakit, bayangkan peserta PPDS rentang usai 27 sampai 35 tahun, mereka harusnya udah punya gaji di usia itu dan berkeluarga. Bayangkan kalau anaknya sakit, keluarganya sakit, tidak ada gaji sama sekali. Bagaimana selama ini mereka menghidupi diri sendiri,” tutur dr. Tommy.
Baca Juga: Nama Prathita Amanda Aryani Mendadak Viral, Diduga Dalang Aksi Bullying di PPDS Undip
Dokter Tommy menuturkan, di luar negeri seperti Malaysia, peserta PPDS digaji Rp15 juta. Sementara itu, berdasarkan pengalamannya training di Singapura, dr. Tommy digaji senilai 2.650 dolar Singapura atau kurang lebih Rp31,4 juta. Sedangkan di Indonesia, peserta PPDS tidak digaji sama sekali.
Lihat Juga :