Apakah Minuman Energi Tinggi Gula hingga Berbahaya buat Kesehatan? Ini Faktanya
Jum'at, 30 Agustus 2024 - 05:31 WIB
loading...
A
A
A
BPOM telah memberikan penjelasan publik mengenai penggunaan aspartam pada pangan olahan masih dikategorikan aman.
Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah secara resmi membantah hoax tersebut, seperti yang dijelaskan dalam laporan resmi mereka.
Hal ini diafirmasi pula oleh Dokter Dion Haryadi, PN1, CHC, AIFO-K, seorang Certified Nutritionist dan Health Coach.
"Aspartam dan pemanis buatan lainnya yang digunakan dalam minuman energi tanpa gula telah diuji ketat oleh Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (BPOM), dan dinyatakan aman tanpa risiko kesehatan seperti obesitas atau diabetes. Rumor yang menyebutkan bahwa aspartam dapat memicu kanker juga tidak tepat, karena studi yang meneliti mengenai hal ini menggunakan dosis yang ratusan kali lebih banyak dari konsumsi wajar, dan dilakukan pada hewan," jelas dr. Dion Haryadi.
Dokter Dion yang juga aktif memberikan edukasi gizi melalui media sosial menambahkan, minuman energi tanpa gula cukup efektif untuk memberikan energi saat dibutuhkan karena kandungan kafeinnya.
"Faktanya, kafein dalam minuman energi umumnya berada dalam batas aman. Hanya 50 mg per sajian, yaitu tidak lebih dari kandungan kafein dalam satu cangkir kopi, sehingga aman jika dikonsumsi sesuai anjuran harian. Namun, jika memiliki riwayat penyakit seperti jantung, perlu konsultasi terlebih dulu dengan dokter," kata dr. Dion.
Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah secara resmi membantah hoax tersebut, seperti yang dijelaskan dalam laporan resmi mereka.
Hal ini diafirmasi pula oleh Dokter Dion Haryadi, PN1, CHC, AIFO-K, seorang Certified Nutritionist dan Health Coach.
"Aspartam dan pemanis buatan lainnya yang digunakan dalam minuman energi tanpa gula telah diuji ketat oleh Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (BPOM), dan dinyatakan aman tanpa risiko kesehatan seperti obesitas atau diabetes. Rumor yang menyebutkan bahwa aspartam dapat memicu kanker juga tidak tepat, karena studi yang meneliti mengenai hal ini menggunakan dosis yang ratusan kali lebih banyak dari konsumsi wajar, dan dilakukan pada hewan," jelas dr. Dion Haryadi.
Dokter Dion yang juga aktif memberikan edukasi gizi melalui media sosial menambahkan, minuman energi tanpa gula cukup efektif untuk memberikan energi saat dibutuhkan karena kandungan kafeinnya.
"Faktanya, kafein dalam minuman energi umumnya berada dalam batas aman. Hanya 50 mg per sajian, yaitu tidak lebih dari kandungan kafein dalam satu cangkir kopi, sehingga aman jika dikonsumsi sesuai anjuran harian. Namun, jika memiliki riwayat penyakit seperti jantung, perlu konsultasi terlebih dulu dengan dokter," kata dr. Dion.
Lihat Juga :