Kemenparekraf Ikut Sesalkan Oknum PMI yang Bikin Geng dan Buat Resah Warga Jepang

Selasa, 03 September 2024 - 02:02 WIB
loading...
Kemenparekraf Ikut Sesalkan...
Sejumlah oknum WNI yang diduga para pekerja migran Indonesia (PMI) di Jepang tengah jadi sorotan. Pasalnya, mereka membuat resah warga setempat dengan aksi nongkrong di jalan dan mengganggu ketertiban umum. Foto/Tangkapan Layar Akun X @minako_satou
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisita dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI turut menanggapi viralnya ulah sekelompok oknum pekerja migran Indonesia (PMI) di Jepang yang dilaporkan telah menimbulkan keresahan di kalangan warga lokal.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya mengungkapkan kekecewaannya atas ulah sekelompok oknum PMI tersebut. Apalagi, menurutnya, persepsi dan nama baik suatu negara berakar dari budaya yang harus tetap dijunjung tinggi oleh setiap warga negara saat berada di negara lain.

“Saya sangat kecewa, menyayangkan, dan semoga itu tidak terulang. Jadi ini kembali teman-teman sekalian. Pariwisata itu juga membangun persepsi tentang negara,” ujar Nia dalam ‘The Weekly Brief with Sandi Uno (WBSU)’ di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Senin (2/9/2024).

Baca Juga: Heboh Geng WNI di Jepang Bikin Resah Warga Setempat, Diduga Pekerja Migran

“Pariwisata kita itu akarnya adalah budaya dan alam. Jadi salah satu modal itu adalah budaya. Jadi kalau budaya kita seperti itu kayaknya kurang elok ya,” sambungnya.

Nia berharap kejadian ini tidak kembali terulang di kemudian hari. Ia mewakili Kemenparekraf dan pemerintah Indonesia turut mengungkapkan permohonan maaf atas aksi sekelompok oknum PMI tersebut.

Sebagai tindak lanjut, Nia memastikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan lembaga dan instansi atau perwakilan terkait untuk melakukan sejumlah langkah agar kejadian tersebut tak kembali terulang di kemudian hari.

“Jadi ini mohon tidak terulang kembali, dan kami sangat menyesalkan. Mohon maaf kepada aparat setempat,” ungkapnya.

“Dan ini kami akan koordinasi dengan perwakilan bagaimana status itu, dan bagaimana upaya kita atau lewat perwakilan karena agar tidak terulang kembali,” lanjut Nia.

Baca Juga: Sambut Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia, Kemenparekraf Imbau Masyarakat Work from Destination

Sebelumnya, beberapa unggahan di media sosial menunjukkan para oknum PMI tersebut berkumpul dengan atribut geng, mengibarkan bendera kelompok, bahkan ada yang menunjukkan senjata tajam. Berdasarkan informasi dari unggahan akun di X @minako_satou, para oknum PMI ini membentuk geng dan mengganggu ketertiban di wilayah mereka bekerja.

Unggahan itu menyertakan sejumlah foto dan video yang tampaknya berasal dari akun TikTok geng oknum PMI tersebut.

“Beberapa oknum PMI di Jepang bikin resah dengan bikin geng, ganggu ketertiban, dan bikin orang susah lewat. Hal memalukan kayak gini jangan dibawa ke negara orang. Kasihan warga Indonesia lain yang patuh jadi kena imbasnya,” demikian keterangan pada unggahan tersebut.

Akun X warganet Jepang @Parsonalsecret mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi di Osaka, dan para oknum PMI bertingkah seperti berandalan, berkumpul membawa senjata tajam dan memblokir trotoar.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
Aldi Taher Diperebutkan...
Aldi Taher Diperebutkan Usai Bisnis Burger Viral, Fee Tampil Tembus Rp35 Juta
Cara Baru Menikmati...
Cara Baru Menikmati Jepang, Lebih Personal dan Fleksibel
Indonesia - Jepang Teken...
Indonesia - Jepang Teken MoC Pariwisata, Perkuat Kerja Sama dan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Viral di TikTok! Niat...
Viral di TikTok! Niat Beli Kurma, Netizen Ini Malah Dapat Kurma Aneh Tanpa Biji
Festival Sakura di Fujiyoshida...
Festival Sakura di Fujiyoshida Dibatalkan karena Makin Banyak Turis Tak Tertib
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Rekomendasi
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Berita Terkini
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Kunci Tidur Nyenyak...
Kunci Tidur Nyenyak Bukan Cuma Durasi, Tapi Juga Soal Tempat Tidur yang Pas!
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved