Film Indonesia tentang Persahabatan Anjing Jalanan Segera Dirilis, Dimainkan Anjing Jalanan Sungguhan
Rabu, 26 Agustus 2020 - 18:30 WIB
loading...
Film June dan Kopi akan mengisahkan tentang anjing-anjing jalanan yang perlu untuk diselamatkan. Foto/Aurora Films
A
A
A
JAKARTA - Perfilman Indonesia bakal makin beragam dengan akan hadirnya film "June dan Kopi", film yang diklaim sebagai film pertama tentang anjing di Indonesia.
Film yang disutradarai oleh Noviandra Santosa bercerita tentang June, anjing kampung jenis mongrel street dog, dan Kopi, anjing jenis staffordshire terrier. June adalah anjing jalanan, sementara Kopi adalah anjing jalanan yang sudah diadopsi.
Menurut Noviandra, ide awal cerita ini adalah dari kisahnya sendiri saat masih kuliah, yang sering mengadopsi hewan-hewan jalanan. (Baca Juga: Rela Berkorban demi Sayang Hewan Liar )
"Setelah saya mengurus banyak hewan, saya sadar bahwa ada masalah dengan over populasi hewan yang tidak punya rumah, khususnya di Indonesia," ujar Noviandra, mengutip dari siaran pers yang diterima GenSINDO.
"June terinspirasi dari salah satu anjing yang saya foster. Dia hanya punya tiga kaki dan sangat takut pada laki-laki. Kopi terinspirasi dari Cody, anjing pertama yang saya foster,” jelas sutradara film "Pintu Merah" (2019) ini.
Menurut Noviandra, kedua anjing yang jadi pemeran utama dalam film ini adalah anjing jalanan yang ditemukan di tempat penampungan. (Baca Juga: Ketemu Bayi Kucing tanpa Induk? Ini Tips Merawatnya )
"Saya memilih bercerita tentang anjing jalanan karena biasanya di film, semua anjingnya pure breed. Dan di Indonesia, kita punya begitu banyak anjing jalanan dan banyak juga anjing yang ditelantarkan," katanya panjang lebar.
Film yang disutradarai oleh Noviandra Santosa bercerita tentang June, anjing kampung jenis mongrel street dog, dan Kopi, anjing jenis staffordshire terrier. June adalah anjing jalanan, sementara Kopi adalah anjing jalanan yang sudah diadopsi.
Menurut Noviandra, ide awal cerita ini adalah dari kisahnya sendiri saat masih kuliah, yang sering mengadopsi hewan-hewan jalanan. (Baca Juga: Rela Berkorban demi Sayang Hewan Liar )
"Setelah saya mengurus banyak hewan, saya sadar bahwa ada masalah dengan over populasi hewan yang tidak punya rumah, khususnya di Indonesia," ujar Noviandra, mengutip dari siaran pers yang diterima GenSINDO.
"June terinspirasi dari salah satu anjing yang saya foster. Dia hanya punya tiga kaki dan sangat takut pada laki-laki. Kopi terinspirasi dari Cody, anjing pertama yang saya foster,” jelas sutradara film "Pintu Merah" (2019) ini.
Menurut Noviandra, kedua anjing yang jadi pemeran utama dalam film ini adalah anjing jalanan yang ditemukan di tempat penampungan. (Baca Juga: Ketemu Bayi Kucing tanpa Induk? Ini Tips Merawatnya )
"Saya memilih bercerita tentang anjing jalanan karena biasanya di film, semua anjingnya pure breed. Dan di Indonesia, kita punya begitu banyak anjing jalanan dan banyak juga anjing yang ditelantarkan," katanya panjang lebar.
Lihat Juga :