Kolaborasi Kemenparekraf dan Pemprov Gorontalo Ciptakan Pariwisata Berkualitas
Rabu, 04 September 2024 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, untuk mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sejauh ini Pemprov Gorontalo melaksanakan sejumlah program strategis. Seperti meningkatkan daya tarik pariwisata, menggencarkan program pemasaran, serta melaksanakan program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata.
Dalam peningkatan daya tarik pariwisata, Pempro Gorontalo telah menyiapkan delapan destinasi pariwisata unggulan.
Adapun kedelapan destinasi tersebut di antaranya Benteng Otanaha, Wisata Alam Lombongo, Hiu Paus Botubarani, Monumen sejarah Pendaratan Soekarno Iluta, Wisata religi Bubohu, Pantai Bolihutuo, Pantai Minanga, dan Wisata Suku Bajo Torosiaje.
Baca Juga: PON 2024 di Aceh dan Sumut, Kemenparekraf Siapkan Side Event hingga Promosi Wisata
Sejumlah destinasi ini diharapkan dapat mendorong terciptanya pariwisata berkualitas. Sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal, dan pengeluaran wisatawan selama berkunjung ke Gorontalo.
"Dalam mengembangkan delapan destinasi prioritas, Pemprov Gorontalo tidak bisa hanya mengandalkan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Pemprov Gorontalo harus merangkul investor serta melibatkan peran masyarakat setempat agar obyek wisata yang dikembangkan menjadi berkualitas dan berkelanjutan," jelas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Ariyanto Husain.
Dalam peningkatan daya tarik pariwisata, Pempro Gorontalo telah menyiapkan delapan destinasi pariwisata unggulan.
Adapun kedelapan destinasi tersebut di antaranya Benteng Otanaha, Wisata Alam Lombongo, Hiu Paus Botubarani, Monumen sejarah Pendaratan Soekarno Iluta, Wisata religi Bubohu, Pantai Bolihutuo, Pantai Minanga, dan Wisata Suku Bajo Torosiaje.
Baca Juga: PON 2024 di Aceh dan Sumut, Kemenparekraf Siapkan Side Event hingga Promosi Wisata
Sejumlah destinasi ini diharapkan dapat mendorong terciptanya pariwisata berkualitas. Sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal, dan pengeluaran wisatawan selama berkunjung ke Gorontalo.
"Dalam mengembangkan delapan destinasi prioritas, Pemprov Gorontalo tidak bisa hanya mengandalkan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Pemprov Gorontalo harus merangkul investor serta melibatkan peran masyarakat setempat agar obyek wisata yang dikembangkan menjadi berkualitas dan berkelanjutan," jelas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Ariyanto Husain.
Lihat Juga :