Perempuan Awalnya Tak Boleh Main Teater, Kenapa?
Rabu, 26 Agustus 2020 - 21:53 WIB
loading...
A
A
A

Foto: alamy.com
Lycoris terlahir sebagai budak pada zaman akhir Republik Romawi, sekitar 70 SM. Dia adalah milik Publius Volumnius Eutrapelus yang kaya dan ambisius.
Publius adalah seorang pelindung teater. Dia melatih Lycoris bermain pantomim dan mengenalkannya pada teater pada awal masa remajanya.
Seperti kebanyakan aktris pada masa itu, Lycoris juga seorang pekerja seks komersial (PSK). Memang, saat itu di Yunani dan Romawi, secara umum perempuan dianggap sebagai pihak yang rendah, termasuk menjadikan perempuan sebagai objek pelampiasan nafsu.
Meski begitu, Romawi sedikit lebih baik karena membolehkan perempuan tampil di panggung teater. (Baca Juga: Film-film untuk Belajar Memperjuangkan Hubungan yang Penuh Perbedaan )
Butuh perjuangan yang panjang hingga akhirnya para perempuan benar-benar bisa mengekspresikan dirinya di panggung teater tanpa embel-embel seksualitas, dan perannya setara dengan para pria yang juga terjun di dunia teater.
Putri Melina Febrianti
Universitas Indonesia
kontributor GenSINDO
Instagram: @putri.melinaf
(it)
Lihat Juga :