Mengolah Botol Plastik Bekas Jadi Pakaian Anak-Anak
Kamis, 27 Agustus 2020 - 23:23 WIB
loading...
A
A
A
Inisiatif ini diinisiasi sejak 2017 bersamaan dengan peresmian Alliance for Marine Plastic Solutions Forum (AMPS) oleh Kementeriaan Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Hal itu merupakan bentuk komitmen kedua perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah Indonesia mengurangi 70% sampah di lautan pada 2025, serta upaya menekan pencemaran plastik hingga mendekati nol pada 2040.
"Melalui inisiatif bottle2fashion yang dibangun bersama H&M Indonesia selama ini, Danone-Aqua berhasil mengumpulkan 129 ton botol plastik bekas dari Kepulauan Seribu dan pesisir Jakarta. Inilah wujud nyata pencegahan sampah plastik masuk ke lautan, yang juga merupakan manifestasi dari gerakan #BijakBerplastik kami," ujar Senior Sustainable Packaging Manager, Danone Indonesia, Ratih Anggraeni.
"Bersama mitra LSM, kami pun melibatkan masyarakat, anak usia sekolah, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat untuk mulai memilah sampah dan membawanya ke bank sampah masyarakat, bank sampah sekolah, maupun pengumpul sampah plastik yang turut kami berdayakan, sebagai bagian dari ekosistem pengumpulan dan daur ulang," sambungnya.
Botol plastik bekas terkumpul kemudian seluruhnya dibawa ke Recycling Business Unit (RBU) dampingan Danone-Aqua di Tangerang Selatan untuk dipilah kembali, dicacah, dan dibersihkan. Selanjutnya, cacahan plastik dikirim ke fasilitas produksi H&M Indonesia untuk diproses menjadi serat poliester dan diubah menjadi berbagai produk fesyen yang dipasarkan di hampir seluruh gerai H&M di seluruh dunia.
"Kami sangat bangga akhirnya bersama Danone-Aqua dapat meluncurkan kampanye Cleaning-Up for the Future ini, untuk mewujudkan visi menjadi 100% sirkular sekaligus menggunakan sumber daya terbarukan. Koleksi pakaian anak-anak berbahan dasar hasil daur ulang botol plastik bekas ini juga merupakan upaya mencapai ambisi H&M untuk 100% menggunakan material daur ulang dan berkelanjutan pada tahun 2030," jelas Communications Manager, H&M Indonesia, Karina Soegarda.
"Melalui inisiatif bottle2fashion yang dibangun bersama H&M Indonesia selama ini, Danone-Aqua berhasil mengumpulkan 129 ton botol plastik bekas dari Kepulauan Seribu dan pesisir Jakarta. Inilah wujud nyata pencegahan sampah plastik masuk ke lautan, yang juga merupakan manifestasi dari gerakan #BijakBerplastik kami," ujar Senior Sustainable Packaging Manager, Danone Indonesia, Ratih Anggraeni.
"Bersama mitra LSM, kami pun melibatkan masyarakat, anak usia sekolah, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat untuk mulai memilah sampah dan membawanya ke bank sampah masyarakat, bank sampah sekolah, maupun pengumpul sampah plastik yang turut kami berdayakan, sebagai bagian dari ekosistem pengumpulan dan daur ulang," sambungnya.
Botol plastik bekas terkumpul kemudian seluruhnya dibawa ke Recycling Business Unit (RBU) dampingan Danone-Aqua di Tangerang Selatan untuk dipilah kembali, dicacah, dan dibersihkan. Selanjutnya, cacahan plastik dikirim ke fasilitas produksi H&M Indonesia untuk diproses menjadi serat poliester dan diubah menjadi berbagai produk fesyen yang dipasarkan di hampir seluruh gerai H&M di seluruh dunia.
"Kami sangat bangga akhirnya bersama Danone-Aqua dapat meluncurkan kampanye Cleaning-Up for the Future ini, untuk mewujudkan visi menjadi 100% sirkular sekaligus menggunakan sumber daya terbarukan. Koleksi pakaian anak-anak berbahan dasar hasil daur ulang botol plastik bekas ini juga merupakan upaya mencapai ambisi H&M untuk 100% menggunakan material daur ulang dan berkelanjutan pada tahun 2030," jelas Communications Manager, H&M Indonesia, Karina Soegarda.
Lihat Juga :