Cara Cepat Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga dan Obat
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
"Teknologi ini cocok untuk mereka yang mengalami masalah kegemukan, perut buncit, dan badan bergelambir. Bagi mereka yang ingin punya badan ideal tapi males nge-gym, nggak mau operasi, nggak mau ribet minum obat-obatan, treatment Wonder Slimming adalah jawabannya. Teknologi ini bisa membakar lemak secara merata di bagian paha, lengan tangan, paha, dan perut, sehingga bisa membuat tubuh seseorang ke berat badan ideal, bahkan menjadi langsing," kata dokter Cyn.
Kalau teknologi pelangsing sebelumnya hanya menargetkan pembakaran lemak tanpa pembentukan otot dan pengencangan tubuh. Jadi, kalau lemak sudah terbakar, kulit menjadi menggelambir. “Nah, dengan Wonder Slimming, kondisi itu nggak akan terjadi lagi, karena alat ini bisa memberikan tiga manfaat sekaligus. Sudah terbukti, selama 9 bulan kami menyediakan treatment ini, Wonder Slimming jadi treatment paling favorit," urai wanita kelahiran 18 Februari 1985 ini.
Hebatnya lagi, alat ini tidak membuat otot jadi pegal seperti setelah seorang berolahraga di gym. "Contoh, kalau kita latihan squat di gym untuk mengecilkan paha, biasanya, selesai latihan paha kita pegal, dan kalau naik tangga itu nggak bisa. Nah, yang ini nggak bikin pegal. Inilah yang membuat orang nyaman (dengan alat ini)," kata dokter Cyn.
Tapi, apa iya Wonder Slimming seberhasil itu mewujudkan impian memiliki berat badan ideal?
"Iya. Jika pasien disiplin melakukan treatment wonder slimming seminggu dua kali dan, 90 persen saya yakin ia bisa menurunkan berat badannya dan perlahan akan mencapai titik berat badan idealnya," kata dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia ini.
Dokter Cyn bercerita, sekarang kliniknya sudah punya 50 pasien treatment Wonder Slimming dan dari 9 bulan ini, hanya dua pasien yang tidak berhasil. Di mana, kegagalan tersebut karena kelainan perut akibat pernah melakukan tindakan slimming lipolisis dengan pendekatan tertentu, sehingga membuat lemak dan otot di bagian perut jadi besar. “Mereka, akhirnya hanya bisa mencapai berat badan ideal namun di satu bagian belum mengecil atau belum sesuai keinginan,” urai Dokter Cyn.
Adapun rata-rata penurunan berat badan adalah sekitar 7 kilogram setelah menjalani paket treatment yang terdiri dari 10 sesi dalam waktu 5 minggu. Jika pasien juga mengikuti program diet intermittent fasting, mereka bisa menurunkan berat badan antara 10 hingga 15 kilogram.
Kalau teknologi pelangsing sebelumnya hanya menargetkan pembakaran lemak tanpa pembentukan otot dan pengencangan tubuh. Jadi, kalau lemak sudah terbakar, kulit menjadi menggelambir. “Nah, dengan Wonder Slimming, kondisi itu nggak akan terjadi lagi, karena alat ini bisa memberikan tiga manfaat sekaligus. Sudah terbukti, selama 9 bulan kami menyediakan treatment ini, Wonder Slimming jadi treatment paling favorit," urai wanita kelahiran 18 Februari 1985 ini.
Hebatnya lagi, alat ini tidak membuat otot jadi pegal seperti setelah seorang berolahraga di gym. "Contoh, kalau kita latihan squat di gym untuk mengecilkan paha, biasanya, selesai latihan paha kita pegal, dan kalau naik tangga itu nggak bisa. Nah, yang ini nggak bikin pegal. Inilah yang membuat orang nyaman (dengan alat ini)," kata dokter Cyn.
Tapi, apa iya Wonder Slimming seberhasil itu mewujudkan impian memiliki berat badan ideal?
"Iya. Jika pasien disiplin melakukan treatment wonder slimming seminggu dua kali dan, 90 persen saya yakin ia bisa menurunkan berat badannya dan perlahan akan mencapai titik berat badan idealnya," kata dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia ini.
Dokter Cyn bercerita, sekarang kliniknya sudah punya 50 pasien treatment Wonder Slimming dan dari 9 bulan ini, hanya dua pasien yang tidak berhasil. Di mana, kegagalan tersebut karena kelainan perut akibat pernah melakukan tindakan slimming lipolisis dengan pendekatan tertentu, sehingga membuat lemak dan otot di bagian perut jadi besar. “Mereka, akhirnya hanya bisa mencapai berat badan ideal namun di satu bagian belum mengecil atau belum sesuai keinginan,” urai Dokter Cyn.
Adapun rata-rata penurunan berat badan adalah sekitar 7 kilogram setelah menjalani paket treatment yang terdiri dari 10 sesi dalam waktu 5 minggu. Jika pasien juga mengikuti program diet intermittent fasting, mereka bisa menurunkan berat badan antara 10 hingga 15 kilogram.
Lihat Juga :