Kongres Dunia WOCPM 2024 di Bali Akan Dibuka Prabowo Subianto
Kamis, 17 Oktober 2024 - 00:30 WIB
loading...
World Council for Preventive, Regenerative, and Anti-Aging Medicine (WOCPM) dengan bangga mengumumkan diadakannya Kongres Internasional WOCPM ke-2. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - World Council for Preventive, Regenerative, and Anti-Aging Medicine (WOCPM) / Badan Akreditasi Anti-aging Dunia dengan 74 negara dengan bangga mengumumkan diadakannya Kongres Internasional WOCPM ke-2, yang akan berlangsung di Discovery Kartika Plaza Hotel, Bali, Indonesia, pada tanggal 8 hingga 10 November 2024.
Acara ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan para ahli terkemuka dunia dalam bidang penelitian stem cell, kedokteran anti-penuaan, kesehatan preventif, nutrisi dan nutrigenomic.
Dalam perkembangan penting, Prof. Deby Vinski, Presiden Badan Akreditasi Anti-aging Dunia (WOCPM) & Presiden Badan Stem Cell Dunia/World Council of Stem Cell (WOCS) yang berpusat di Geneva-Switzerland, telah merangkul Prof. Mahfud MD sebagai penasehat WOCPM.
Bersama-sama, mereka mengadakan audiensi dengan senior Advisor WOCPM & WOCS Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden Republik Indonesia ke 10 & 12, di mana mereka membahas peningkatan kolaborasi internasional dalam penelitian stem cell dengan negaranegara seperti Spanyol, Dubai, dan Afrika.
Baca Juga: Pangeran William Kepergok Bareng Wanita Lain di Kelab Malam, Kate Middleton Ngamuk hingga Beri Ultimatum
Acara ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan para ahli terkemuka dunia dalam bidang penelitian stem cell, kedokteran anti-penuaan, kesehatan preventif, nutrisi dan nutrigenomic.
Dalam perkembangan penting, Prof. Deby Vinski, Presiden Badan Akreditasi Anti-aging Dunia (WOCPM) & Presiden Badan Stem Cell Dunia/World Council of Stem Cell (WOCS) yang berpusat di Geneva-Switzerland, telah merangkul Prof. Mahfud MD sebagai penasehat WOCPM.
Bersama-sama, mereka mengadakan audiensi dengan senior Advisor WOCPM & WOCS Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden Republik Indonesia ke 10 & 12, di mana mereka membahas peningkatan kolaborasi internasional dalam penelitian stem cell dengan negaranegara seperti Spanyol, Dubai, dan Afrika.
Baca Juga: Pangeran William Kepergok Bareng Wanita Lain di Kelab Malam, Kate Middleton Ngamuk hingga Beri Ultimatum
Lihat Juga :