Cara TikTok Lindungi Remaja dan Orang Tua agar Keamanan Digitalnya Terjamin

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 19:54 WIB
loading...
Cara TikTok Lindungi...
TikTok Indonesia bersama SEJIWA Foundation diapit kreator TikTok Halimah dan Lianna Nathania. Foto/Dok. TikTok Indonesia
A A A
JAKARTA - TikTok tengah mengampanyekan serangkaian metode untuk melindungi keamanan digital para remaja pengguna platform tersebut, dengan cara menggandeng orang tua.

Yang baru diperkenalkan adalah program roadshow ke enam sekolah di wilayah Jabodetabek, dimulai pada Oktober hingga 6 November 2024. Mereka menggandeng LSM bidang keamanan dan perlindungan anak dalam kehidupan nyata dan maya SEJIWA Foundation untuk menjalankan program ini.

Dengan tajuk Seru Berkreasi dan #SalingJaga di TikTok, enam sekolah yang akan dikunjungi adalah SMAN 53 Jakarta, SMAN 73 Jakarta, SMA Regina Pacis Jakarta, SMA Labschool Cibubur, SMA Rimba Madya Bogor, dan SMKN 3 Bogor. Sekolah-sekolah ini dipilih selain sebagai representasi wilayah, juga agar programnya lebih inklusif.

Baca Juga: Rahasia Sukses Kampanye Kreatif: Tips Konten Efektif ala Hanssen Benjamin, Kreator TikTok

Di setiap sekolah, TikTok dan SEJIWA Foundation akan mengadakan sesi paralel untuk remaja dan orang tua. Untuk para siswa, TikTok akan mengajak para kreator inspiratif muda berbagi cerita tentang perjalanan kreatif mereka di TikTok.

Mereka juga akan mengajak para siswa untuk lebih sadar terhadap pentingnya keamanan digital dan kesejahteraan digital, termasuk cara mengelola interaksi online dan melindungi privasi akun mereka di TikTok. Adapun kreator yang akan mengisi sesi ini ada Lianna Nathania, Ghina Eroz, Rival Amir, dan Tiranissya.

Untuk para orang tua dan wali, akan diberikan panduan tentang pentingnya peran orang tua dalam mendampingi perjalanan digital kreatif anak remajanya, serta cara memanfaatkan fitur Pelibatan Keluarga di TikTok. Mereka juga akan mendapat tips dari kreator parenting Halimah dan kreator sekaligus musisi dan penulis Reda Gaudiamo.

Menurut Communication Director TikTok Indonesia Anggini Setiawan, program ini dilatarbelakangi fakta bahwa remaja merupakan pengguna internet terbesar kedua di Indonesia, dan mayoritas menggunakannya untuk mengakses media sosial.

"Sementara ada sekitar 500 ribu remaja yang menyatakan pernah menjadi korban eksploitasi seksual dan perlakuan buruk di dunia maya," ujarnya mengutip penelitian dari UNICEF saat konferensi pers pada Kamis (17/10) di kawasan Setiabudi, Jakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Rekomendasi
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Infografis
Pakta Keamanan Rusia...
Pakta Keamanan Rusia dan Iran Akan Guncang Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved