Seluk-Beluk Jadi Penyiar Radio, Apakah Masih Bisa Eksis di Mata Gen Z?

Kamis, 24 Oktober 2024 - 15:26 WIB
loading...
A A A

Hoaks Mudah Tersebar di Masa Digital, Inilah Cara Industri Radio Melakukan Konfirmasi Berita


Ita mengatakan bahwa biasanya mereka mendapat tugas dari atasan untuk meliput. Oleh karena itu, mereka harus mengetahui informasi dari berbagai media.

Bila ada informasi yang berbeda, maka ia dan rekannya harus konfirmasi ke narasumber di lapangan. Mereka akan melakukan survei, penyesuaian data, dan merangkum beberapa poin penting.

"Apakah benar data yang didapatkan kita sebelumnya seperti ini? Filter itu, tidak hanya menelan bulat-bulat dari satu atau media besar yang kita percayai. Data tidak boleh terlalu jauh, konfirmasi ke narasumber dan teman-teman media di lapangan," jelas Ita.

Seluk-Beluk Jadi Penyiar Radio, Apakah Masih Bisa Eksis di Mata Gen Z?

Foto:Jessica Candra

Pembagian Shift Kerja Masih Menjadi Tantangan dalam Industri Media


Pada umumnya, media bekerja 24 jam. Setiap jam harus ada karyawan yang masuk, bahkan mengisi program ketika sedang libur.

Karena jam kerja yang tidak umum, maka waktu bersosialisasi seorang penyiar dengan teman-temannya juga bisa berkurang.

"Awalnya pasti kaget, tapi lambat laun pasti akan terbiasa. Inilah tantangan jam shift kerja pada program di industri media dari dulu sampai sekarang," ujarnya.

Tips and Trik Menjadi Penyiar Radio


Ita membagikan beberapa hal yang perlu disiapkan untuk menjadi seorang penyiar radio. Tipsnya yaitu melatih kualitas suara, intonasi, dan suara perut. Kalau sudah merasa cantik dan pintar saja, itu tidak cukup dan belum tentu langsung bisa.

Tips lainnya adalah menambah ilmu lebih banyak dengan mengikutiworkshop, dan tidak sombong hanya karena merasa sudah punya banyak pengetahuan. Tempa mentalnya dan jangan menjadi generasi stroberi yang cantik di luar tapi mudah hancur.

"Apakah kalian generasi mangga? Mesti dikerok dulu baru manis? Kalau mau stroberi, anggapannya walau manis dan asam tapi ketika di-blend bisa menyehatkan orang lain," katanya.

Baca Juga: Misteri The Buzzer, Sinyal Radio Rusia yang Mengudara Selama 40 Tahun

Harapan pada Generasi Muda untuk Industri Radio

Ita berharap generasi muda tidak meninggalkan radio. Mereka harus mencoba mendengarkan dan menikmati radio terlebih dahulu.

"Walau tidak ada visual dan grafik, tapi dengar radio dapat menambah ilmu, wawasan dan infotainment. Kenal dulu, baru bisa jatuh cinta," ujarnya mengakhiri obrolan.

Florencia Karuna Suherman
Kontributor GenSINDO
Universitas Bunda Mulia Serpong
Instagram: @florenciakaruna
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved