Bidik Pasar Kuliner Indonesia, 6 Restoran Korea Populer Ini Siap Ekspansi ke Tanah Air
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 01:32 WIB
loading...
Sebanyak 6 restoran Korea hadir di booth Korea Pavilion pada pameran Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2024 untuk mempromosikan menu-menu makanan Korea dengan cita rasa unik dan autentik. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian Korea dan Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT Center) berpartisipasi dalam pameran Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) yang diadakan di Jakarta pada 25-27 Oktober 2024. Tujuan mereka adalah untuk memastikan kemungkinan merek waralaba asal Negeri Ginseng memasuki pasar halal di Tanah Air.
Dalam pameran tersebut, sebanyak 6 restoran Korea hadir di booth Korea Pavilion untuk mempromosikan menu-menu makanan Korea dengan cita rasa unik dan autentik. Keenam brand restoran itu dapat berpartisipasi setelah melalui proses seleksi dari aT Center yang cukup panjang.
“Jadi, ada ratusan brand restoran Korea yang mendaftar kepada kami, kemudian kami adakan seleksi berupa interview hingga akhirnya terpilih 6 restoran tersebut,” ungkap Lee Seung Hoon, Chief Representative Korea Agro-Trade Center (aT Center) Jakarta di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (25/10/2024).
“Keenam restoran ini sudah sangat mengetahui kalau pasar makanan Korea memiliki potensi yang sangat tinggi di Indonesia. Kebetulan perusahaan-perusahaan ini juga sudah memiliki target untuk membuka franchise di luar negeri. Jadi mereka tertarik ikut expo ini untuk mendapatkan buyer yang potensial di Indonesia,” lanjut Lee.
Pada kesempatan tersebut, Lee menegaskan bahwa makanan Korea memiliki keunikan tersendiri sehingga dapat bersaing dengan produk dari negara lain seperti China dan Jepang yang cukup banyak di Indonesia.
Selain itu, beberapa makanan Indonesia juga memiliki kesamaan dengan Korea sehingga akan lebih mudah untuk restoran Korea berekspansi ke Indonesia.
“Makanan orang Indonesia itu kan mirip dengan Korea sebenarnya. Jika di Indonesia ada sambal, di Korea ada gochujang untuk cita rasa pedasnya. Hanya, makanan Korea itu kan banyak yang fermentasi dan terbuat dari sayuran, sehingga lebih sehat dibandingkan dengan makanan lain. Kami rasa itu yang menjadi keunggulan dari makanan kami untuk bersaing di pasar Indonesia,” tutur Lee.
Dalam pameran tersebut, sebanyak 6 restoran Korea hadir di booth Korea Pavilion untuk mempromosikan menu-menu makanan Korea dengan cita rasa unik dan autentik. Keenam brand restoran itu dapat berpartisipasi setelah melalui proses seleksi dari aT Center yang cukup panjang.
“Jadi, ada ratusan brand restoran Korea yang mendaftar kepada kami, kemudian kami adakan seleksi berupa interview hingga akhirnya terpilih 6 restoran tersebut,” ungkap Lee Seung Hoon, Chief Representative Korea Agro-Trade Center (aT Center) Jakarta di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (25/10/2024).
“Keenam restoran ini sudah sangat mengetahui kalau pasar makanan Korea memiliki potensi yang sangat tinggi di Indonesia. Kebetulan perusahaan-perusahaan ini juga sudah memiliki target untuk membuka franchise di luar negeri. Jadi mereka tertarik ikut expo ini untuk mendapatkan buyer yang potensial di Indonesia,” lanjut Lee.
Pada kesempatan tersebut, Lee menegaskan bahwa makanan Korea memiliki keunikan tersendiri sehingga dapat bersaing dengan produk dari negara lain seperti China dan Jepang yang cukup banyak di Indonesia.
Selain itu, beberapa makanan Indonesia juga memiliki kesamaan dengan Korea sehingga akan lebih mudah untuk restoran Korea berekspansi ke Indonesia.
“Makanan orang Indonesia itu kan mirip dengan Korea sebenarnya. Jika di Indonesia ada sambal, di Korea ada gochujang untuk cita rasa pedasnya. Hanya, makanan Korea itu kan banyak yang fermentasi dan terbuat dari sayuran, sehingga lebih sehat dibandingkan dengan makanan lain. Kami rasa itu yang menjadi keunggulan dari makanan kami untuk bersaing di pasar Indonesia,” tutur Lee.
Lihat Juga :