Gejala Infeksi Bakteri E. Coli pada Burger McD, Ini yang Dialami Penderitanya

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 21:40 WIB
loading...
Gejala Infeksi Bakteri...
Wabah infeksi bakteri E. coli yang berasal dari burger McD telah menyebar di beberapa negara bagian Amerika. Sejumlah korban mengalami gejala serius. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Wabah infeksi bakteri E. coli yang berasal dari burger McDonald's (McD) telah menyebar di beberapa negara bagian Amerika. Kondisi ini memicu kekhawatiran setelah sejumlah korban mengalami gejala serius yang diduga terkait dengan menu tersebut.

Menurut laporan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) serta Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), wabah E. coli ini diduga disebabkan karena bawang bombai pada burger Quarter Pounder McD yang dipasok oleh perusahaan pemasok bawang yang berbasis di California, Taylor Farms.

Dilansir dari CNN, Sabtu (26/10/2024), tercatat 75 orang jatuh sakit dan satu orang meninggal dunia karena infeksi bakteri ini. Di mana kasus ini sedikitnya terjadi di 10 negara bagian.

Jenis bakteri yang menyebabkan wabah ini adalah E. coli O157:H7. "Dengan jenis E. coli tertentu yang telah menjadi berita, kelompok yang paling cenderung rentan adalah lansia dan anak-anak," kata dokter penyakit menular anak di Mayo Clinic Children's Center di Rochester, Minnesota, Dr. James Gaensbauer.

Baca Juga: Bawang Bombai Jadi Sumber Bakteri E. Coli di Burger McD

Meskipun E. coli sangat umum dan dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk infeksi saluran kemih dan flu perut, strain khusus ini bisa menyebabkan gejala gastrointestinal. Mulai dari kram perut, dan muntah yang harus diwaspadai.

"Dan yang terpenting diare yang menyakitkan yang terkadang bisa berdarah," jelas asisten profesor klinis kedokteran di Columbia University College of Physicians, Dr. Marcus Pereira.

"Beberapa orang juga dapat mengalami demam dan akhirnya mengalami dehidrasi karena tidak banyak makan atau minum saat diare. Kabar baiknya adalah, meskipun terkadang bisa parah, kebanyakan orang yang terkena E. coli O157:H7 sembuh dengan sendirinya," sambungnya.

E. coli atau Escherichia coli sendiri merupakan jenis bakteri umum yang hidup di usus manusia dan hewan, tetapi beberapa E. coli dapat membuat orang sakit. Orang dapat terinfeksi setelah menelan E. coli dari makanan atau air yang terkontaminasi atau melalui kontak dengan hewan, lingkungan, atau orang lain tempat bakteri tersebut berada.

Baca Juga: Burger McD Tercemar Bakteri E. Coli, 75 Orang Jatuh Sakit dan 1 Meninggal Dunia

Departemen Kesehatan Colorado menyatakan, bahwa kebanyakan orang yang menderita infeksi akan mulai merasa sakit tiga hingga empat hari setelah makan atau minum sesuatu yang mengandung bakteri tersebut. Namun, penyakit dapat mulai muncul mulai dari satu hingga 10 hari setelah terpapar.

Sementara itu, FDA menjelaskan orang yang terinfeksi E. coli yang berbahaya dapat mulai merasakan gejala beberapa hari hingga sembilan hari setelah terpapar bakteri tersebut. Seseorang dapat menjalani tes untuk mengetahui keberadaan E. coli dalam tinjanya.

"Namun, pada umumnya, gejala yang harus diwaspadai orang adalah diare. Jenis diare parah yang disebabkan oleh E. coli sering kali dimulai dengan tinja yang encer, diare encer, tetapi kadang-kadang kemudian berkembang menjadi diare berdarah," ujar Gaensbauer.

Kebanyakan orang pulih tanpa pengobatan, setelah sekitar seminggu, tetapi beberapa mungkin mengalami masalah kesehatan serius dan perlu dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: 5 Ciri-ciri Gatal karena Diabetes, Jangan Asal Garuk

"Ada jenis E. coli tertentu yang dikenal sebagai E. coli penghasil toksin Shiga, atau STEC, yang telah terlibat dalam wabah penyakit bawaan makanan yang serius. Orang yang terpapar bisa mengalami diare berdarah dan bahkan gagal ginjal," ungkap dokter gawat darurat dan profesor kebijakan dan manajemen kesehatan di Sekolah Kesehatan Masyarakat Milken Institute, Universitas George Washington, Dr. Leana Wen.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Tahun Kampanye Ini...
10 Tahun Kampanye Ini Rasa Kita Dirayakan dengan Menu dan Lomba Kemerdekaan
Hadir di Kawasan Bumi...
Hadir di Kawasan Bumi Raya City, McDonalds Siap Dukung Pembangunan Daerah
Penyebab Wendi Cagur...
Penyebab Wendi Cagur Dilarikan ke Rumah Sakit, Nyeri Dada hingga Asam Lambung
Viral! Festival Mandi...
Viral! Festival Mandi di India sebagai Tempat Rutual Bersihkan Dosa Tercemari Tinja dan Sampah
Mengenal Gejala HMPV...
Mengenal Gejala HMPV pada Anak, Penyakit Pernapasan yang Mewabah di China
Inggris Larang Iklan...
Inggris Larang Iklan Burger dan Soft Drinks Tayang Siang Hari, Gegara Obesitas Anak Tinggi
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Baznas Sediakan Layanan...
Baznas Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
Rekomendasi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Berita Terkini
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Ikuti Audisi Miss Indonesia...
Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026, Athaema Eswari Jumhur Sudah Persiapkan Sejak 2024
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved