13 Hotel Saksi Bisu Sejarah Indonesia, Nomor 10 Pernah Jadi Markas Jenderal Sudirman
Sabtu, 02 November 2024 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Awalnya bangunan hotel dibuat dari bambu, namun pada 1880, dibangun kembali menggunakan tembok batu bata. Gedung yang kini megah dan menghadap jalan Asia Afrika itu dirancang oleh A.F. Albers dan dibangun pada 1937 dengan gaya arsitektur art deco, sehingga sekarang dikenal sebagai Hotel Savoy Homann.
![13 Hotel Saksi Bisu Sejarah Indonesia, Nomor 10 Pernah Jadi Markas Jenderal Sudirman]()
Foto/Google Maps Grand Inna Medan
Hotel yang terletak di Jalan Balai Kota No. 2, Pusat Kota Medan, Sumatera Utara ini awalnya bernama Hotel Mijn de Boer. Dibangun pada 1898 oleh Aeint Herman de Boer, seorang pengusaha asal Belanda, hotel ini awalnya tidak memiliki ukuran besar.
Namun, seiring waktu, hotel ini terus berkembang dan diperluas untuk memenuhi kebutuhan akomodasi para tamu penting dari Eropa. Salah satu tamu yang pernah menginap di hotel ini adalah Raja Leopold II dari Belgia, menegaskan posisi hotel sebagai tempat yang dihormati dan bersejarah dalam dunia perhotelan di Medan.
![13 Hotel Saksi Bisu Sejarah Indonesia, Nomor 10 Pernah Jadi Markas Jenderal Sudirman]()
Foto/Hotel Indonesia Group
Berlokasi di Jalan Veteran No. 3, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Bali, hotel ini diakui sebagai hotel mewah pertama di Bali yang dibangun pada 22 Agustus 1927. Sejak awal berdirinya, hotel ini berfungsi sebagai akomodasi bagi para wisatawan asing yang mulai berdatangan ke Bali, terutama yang tiba menggunakan kapal uap Koninklijke Paketvaart Maatschappij.
Dengan sejarah yang kaya, hotel ini menjadi bagian penting dari perkembangan pariwisata di pulau Dewata dan mencerminkan era awal kedatangan wisatawan internasional ke Bali.
Baca Juga: 5 Hotel Goa Unik dan Keren di Dunia, Hadirkan Sensasi Menginap yang Tak Biasa
![13 Hotel Saksi Bisu Sejarah Indonesia, Nomor 10 Pernah Jadi Markas Jenderal Sudirman]()
Foto/Google Maps Hotel Salak The Heritage
Hotel yang terletak di Jalan Ir. Djuanda No. 8, Bogor Tengah, Jawa Barat, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perjalanan bangsa. Awalnya dikenal sebagai Bellevue-Dibbets Hotel pada 1856, hotel ini didirikan oleh keluarga gubernur dari Jenderal VOC untuk mengakomodasi elit pemerintahan VOC.
Selama penjajahan Jepang, hotel ini sempat berfungsi sebagai markas militer. Setelah Indonesia merdeka pada 1948, bangunan tersebut kembali dijadikan hotel dan berganti nama menjadi Hotel Salak. Pada 1998, hotel yang kaya akan nilai sejarah ini resmi dikenal sebagai Hotel Salak The Heritage.
![13 Hotel Saksi Bisu Sejarah Indonesia, Nomor 10 Pernah Jadi Markas Jenderal Sudirman]()
Foto/Booking.com
The Hermitage Hotel yang terletak di Jalan Cilacap No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, menawarkan arsitektur bergaya kolonial yang memikat. Bangunan ini awalnya berfungsi sebagai pusat telekomunikasi pemerintah Hindia Belanda pada 1920-an.
Setelah melalui proses transformasi, pada 2008, bangunan bersejarah ini dikelola dan diubah menjadi hotel. Dengan nuansa antik yang kental, Hermitage Hotel tidak hanya menjadi tempat menginap yang nyaman, tetapi juga menarik perhatian wisatawan dan sejarahwan yang ingin merasakan atmosfer masa lalu.
![13 Hotel Saksi Bisu Sejarah Indonesia, Nomor 10 Pernah Jadi Markas Jenderal Sudirman]()
Foto/Google Maps Hotel Arcadia Surabaya by Horison
Hotel Arcadia Surabaya by Horison yang terletak di Jalan Rajawali No. 9 - 11, Ampel, Surabaya, Jawa Timur, memiliki sejarah yang kaya sebagai bekas perusahaan gula pada masa Hindia Belanda. Didirikan pada 1916, bangunan ini kini berfungsi sebagai hotel setelah melalui berbagai renovasi dan penambahan.
5. Grand Inna, Medan

Foto/Google Maps Grand Inna Medan
Hotel yang terletak di Jalan Balai Kota No. 2, Pusat Kota Medan, Sumatera Utara ini awalnya bernama Hotel Mijn de Boer. Dibangun pada 1898 oleh Aeint Herman de Boer, seorang pengusaha asal Belanda, hotel ini awalnya tidak memiliki ukuran besar.
Namun, seiring waktu, hotel ini terus berkembang dan diperluas untuk memenuhi kebutuhan akomodasi para tamu penting dari Eropa. Salah satu tamu yang pernah menginap di hotel ini adalah Raja Leopold II dari Belgia, menegaskan posisi hotel sebagai tempat yang dihormati dan bersejarah dalam dunia perhotelan di Medan.
6. Inna Bali Heritage Hotel, Bali

Foto/Hotel Indonesia Group
Berlokasi di Jalan Veteran No. 3, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Bali, hotel ini diakui sebagai hotel mewah pertama di Bali yang dibangun pada 22 Agustus 1927. Sejak awal berdirinya, hotel ini berfungsi sebagai akomodasi bagi para wisatawan asing yang mulai berdatangan ke Bali, terutama yang tiba menggunakan kapal uap Koninklijke Paketvaart Maatschappij.
Dengan sejarah yang kaya, hotel ini menjadi bagian penting dari perkembangan pariwisata di pulau Dewata dan mencerminkan era awal kedatangan wisatawan internasional ke Bali.
Baca Juga: 5 Hotel Goa Unik dan Keren di Dunia, Hadirkan Sensasi Menginap yang Tak Biasa
7. Hotel Salak The Heritage, Bogor

Foto/Google Maps Hotel Salak The Heritage
Hotel yang terletak di Jalan Ir. Djuanda No. 8, Bogor Tengah, Jawa Barat, memiliki sejarah panjang yang mencerminkan perjalanan bangsa. Awalnya dikenal sebagai Bellevue-Dibbets Hotel pada 1856, hotel ini didirikan oleh keluarga gubernur dari Jenderal VOC untuk mengakomodasi elit pemerintahan VOC.
Selama penjajahan Jepang, hotel ini sempat berfungsi sebagai markas militer. Setelah Indonesia merdeka pada 1948, bangunan tersebut kembali dijadikan hotel dan berganti nama menjadi Hotel Salak. Pada 1998, hotel yang kaya akan nilai sejarah ini resmi dikenal sebagai Hotel Salak The Heritage.
8. The Hermitage Hotel, Jakarta

Foto/Booking.com
The Hermitage Hotel yang terletak di Jalan Cilacap No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, menawarkan arsitektur bergaya kolonial yang memikat. Bangunan ini awalnya berfungsi sebagai pusat telekomunikasi pemerintah Hindia Belanda pada 1920-an.
Setelah melalui proses transformasi, pada 2008, bangunan bersejarah ini dikelola dan diubah menjadi hotel. Dengan nuansa antik yang kental, Hermitage Hotel tidak hanya menjadi tempat menginap yang nyaman, tetapi juga menarik perhatian wisatawan dan sejarahwan yang ingin merasakan atmosfer masa lalu.
9. Hotel Arcadia Surabaya by Horison, Surabaya

Foto/Google Maps Hotel Arcadia Surabaya by Horison
Hotel Arcadia Surabaya by Horison yang terletak di Jalan Rajawali No. 9 - 11, Ampel, Surabaya, Jawa Timur, memiliki sejarah yang kaya sebagai bekas perusahaan gula pada masa Hindia Belanda. Didirikan pada 1916, bangunan ini kini berfungsi sebagai hotel setelah melalui berbagai renovasi dan penambahan.
Lihat Juga :