Lawan Covid-19, Coca-Cola Tambah Amunisi PMI Rp10 Miliar
Selasa, 14 April 2020 - 23:12 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, kata dia, bisnis memiliki peran penting dalam dalam situasi darurat, bersama dengan pemerintah, komunitas dan masyarakat. "Pada saat ini, saya ingin mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada semua pahlawan medis dan sukarelawan di garda depan yang bekerja siang dan malam untuk menjaga orang-orang tetap aman, berjuang melawan Covid-19. Kami sangat tersentuh dan menghormati keberanian dan ketangguhan mereka," katanya.
Direktur Public Affairs and Communications PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, melalui siaran pers menyampaikan saat ini adalah waktu yang sulit bagi semua orang. Pihaknya di Coca-Cola berkomitmen penuh untuk turut dapat membantu.
"Setelah melihat perkembangan situasi Covid-19 di Indonesia, kami memutuskan untuk sementara waktu menangguhkan kegiatan periklanan kami. Prioritas kami saat ini adalah untuk mendukung keselamatan dan kesejahteraan karyawan kami dan juga masyarakat luas. Oleh karena itu, kami mengalihkan fokus untuk mendukung kegiatan kemanusiaan yang dapat membantu mengatasi wabah Covid-19," tegasnya.
Sejak 23 Maret 2020, kegiatan iklan komersial Coca-Cola beserta semua merek dagang Coca-Cola di Indonesia (Coca-Cola, Fanta, Sprite, Nutriboost, Frestea, Minutemaid Pulpy, Ades, Aquarius) telah berhenti sementara. Ruang media dan sumber daya Coca-Cola akan dialih-fungsikan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai Covid-19, serta untuk mendukung bantuan dan tanggap darurat bagi mereka yang terkena dampak pandemi Covid-19.
Sementara itu Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa mengatasi pandemi Covid-19 menjadi salah satu prioritas dari PMI. PMI memobilisasi sumber daya yang dimiliki untuk masyarakat dan pemerintah dalam melakukan tindakan pencegahan, deteksi dan tindakan penanganan.
Direktur Public Affairs and Communications PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, melalui siaran pers menyampaikan saat ini adalah waktu yang sulit bagi semua orang. Pihaknya di Coca-Cola berkomitmen penuh untuk turut dapat membantu.
"Setelah melihat perkembangan situasi Covid-19 di Indonesia, kami memutuskan untuk sementara waktu menangguhkan kegiatan periklanan kami. Prioritas kami saat ini adalah untuk mendukung keselamatan dan kesejahteraan karyawan kami dan juga masyarakat luas. Oleh karena itu, kami mengalihkan fokus untuk mendukung kegiatan kemanusiaan yang dapat membantu mengatasi wabah Covid-19," tegasnya.
Sejak 23 Maret 2020, kegiatan iklan komersial Coca-Cola beserta semua merek dagang Coca-Cola di Indonesia (Coca-Cola, Fanta, Sprite, Nutriboost, Frestea, Minutemaid Pulpy, Ades, Aquarius) telah berhenti sementara. Ruang media dan sumber daya Coca-Cola akan dialih-fungsikan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai Covid-19, serta untuk mendukung bantuan dan tanggap darurat bagi mereka yang terkena dampak pandemi Covid-19.
Sementara itu Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa mengatasi pandemi Covid-19 menjadi salah satu prioritas dari PMI. PMI memobilisasi sumber daya yang dimiliki untuk masyarakat dan pemerintah dalam melakukan tindakan pencegahan, deteksi dan tindakan penanganan.
Lihat Juga :