Vitamin D Jadi Kunci Mengatasi Nyeri Otot, Bisa Makan Telur atau Ikan Tuna
Kamis, 28 November 2024 - 07:00 WIB
loading...
Nyeri otot merupakan keluhan umum yang memengaruhi segala usia dan gaya hidup. Mengatasinya bisa dengan vitamin D. Foto/ parenting.firstcry.ae
A
A
A
JAKARTA - Nyeri otot merupakan keluhan umum yang memengaruhi orang-orang dari segala usia dan gaya hidup.
Masalah nyeri otot biasanya akibat latihan yang intens, cedera atau kondisi kronis, menemukan kelegaan adalah prioritas bagi banyak orang.
Baca Juga: Cara Mengecilkan Perut Buncit dalam 2 Minggu secara Alami, Ampuh Bakar Lemak
Dikutip marca, beberapa penelitian mulai menunjukkan nutrisi tertentu yang dapat memainkan peran penting dalam mengurangi rasa sakit dan nyeri ini, yakni vitamin D.
Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak yang penting untuk berbagai fungsi dalam tubuh manusia.
Vitamin ini paling dikenal karena perannya dalam kesehatan tulang karena membantu mengatur kalsium dan fosfor dalam tubuh. Namun, fungsinya lebih dari itu; vitamin D juga terlibat dalam modulasi sistem kekebalan tubuh dan memiliki efek anti-inflamasi.
Beberapa makanan yang kaya akan vitamin D, termasuk ikan berlemak, seperti salmon atau tuna, hati, telur dan produk susu yang difortifikasi.
Masalah nyeri otot biasanya akibat latihan yang intens, cedera atau kondisi kronis, menemukan kelegaan adalah prioritas bagi banyak orang.
Baca Juga: Cara Mengecilkan Perut Buncit dalam 2 Minggu secara Alami, Ampuh Bakar Lemak
Dikutip marca, beberapa penelitian mulai menunjukkan nutrisi tertentu yang dapat memainkan peran penting dalam mengurangi rasa sakit dan nyeri ini, yakni vitamin D.
Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak yang penting untuk berbagai fungsi dalam tubuh manusia.
Vitamin ini paling dikenal karena perannya dalam kesehatan tulang karena membantu mengatur kalsium dan fosfor dalam tubuh. Namun, fungsinya lebih dari itu; vitamin D juga terlibat dalam modulasi sistem kekebalan tubuh dan memiliki efek anti-inflamasi.
Beberapa makanan yang kaya akan vitamin D, termasuk ikan berlemak, seperti salmon atau tuna, hati, telur dan produk susu yang difortifikasi.
Lihat Juga :