Di Balik Kecantikan Dekorasi, Ada Estetika dan Persiapan yang Matang
Jum'at, 29 November 2024 - 08:36 WIB
loading...
A
A
A
“Kita menawarkan jasa branding, packaging, photoshoot, dan lain-lain agar bisnis home industri client juga bisa jalan,” ujarnya.
Berkat kegigihannya, Designmill Co sukses menggarap lebih dari 500 ratusan wedding event, dan event-event resmi nasional maupun internasional di Bali. Designmill Co pernah melakukan workshop di The Mulia Bali, dihadiri oleh peserta dari beberapa negara lain di Asia Tenggara, menjadi vendor dekorasi event internasional G20 dan juga menjadi salah satu dekor pertama yang mempropagandakan sustainable wedding.
Menurutnya, kuncinya adalah mempersiapkan segala sesuatu harus dengan baik dan mendengar kebutuhan pelanggan. “Ketika aku berpikir aku happy ketika melihat client happy dan melihat hasil dari semua persiapan itu terjadi dengan baik - kukawinkan dengan jati diriku yang memang suka estetika. Dan ketika itu terjadi, “Passion akan terus menerus datang dan ngalir dengan sendirinya. Kreativitaspun gak perlu dipaksa.”
Ia melanjutkan, "I learned at my downest times that passion alone should not define what I do. Its also my choice and my purpose of life dan saya bersyukur atas pencapaian saat ini dan mempunyai tim yang supportive sampai adanya Designmill Co,” ungkap Emilia.
Ke depan Emilia berharap Designmill Co dapat menjadikan Bali sebagai top wedding destination yang tidak kalah dari negara-negara lainnya.
Berkat kegigihannya, Designmill Co sukses menggarap lebih dari 500 ratusan wedding event, dan event-event resmi nasional maupun internasional di Bali. Designmill Co pernah melakukan workshop di The Mulia Bali, dihadiri oleh peserta dari beberapa negara lain di Asia Tenggara, menjadi vendor dekorasi event internasional G20 dan juga menjadi salah satu dekor pertama yang mempropagandakan sustainable wedding.
Menurutnya, kuncinya adalah mempersiapkan segala sesuatu harus dengan baik dan mendengar kebutuhan pelanggan. “Ketika aku berpikir aku happy ketika melihat client happy dan melihat hasil dari semua persiapan itu terjadi dengan baik - kukawinkan dengan jati diriku yang memang suka estetika. Dan ketika itu terjadi, “Passion akan terus menerus datang dan ngalir dengan sendirinya. Kreativitaspun gak perlu dipaksa.”
Ia melanjutkan, "I learned at my downest times that passion alone should not define what I do. Its also my choice and my purpose of life dan saya bersyukur atas pencapaian saat ini dan mempunyai tim yang supportive sampai adanya Designmill Co,” ungkap Emilia.
Ke depan Emilia berharap Designmill Co dapat menjadikan Bali sebagai top wedding destination yang tidak kalah dari negara-negara lainnya.
(tar)
Lihat Juga :