Pola Makan dan Diet Ketat Pengaruhi Siklus Menstruasi
Sabtu, 30 November 2024 - 07:00 WIB
loading...
Pola makan memiliki kaitan erat dengan kesehatan reproduksi wanita. Foto/ shutterstock
A
A
A
JAKARTA - Siklus menstruasi normal pada wanita umumnya terjadi setiap 21–35 hari dengan durasi perdarahan 2–7 hari.
Keseimbangan hormon, terutama estrogen dan progesteron, memegang peranan penting dalam menjaga keteraturan siklus. Namun, berbagai faktor, termasuk pola makan yang tidak sehat, dapat menyebabkan gangguan menstruasi .
Baca Juga: 8 Gerakan Yoga untuk Memperlancar Menstruasi, Cukup Lakukan 10 Menit
Pola makan memiliki kaitan yang erat dengan kesehatan reproduksi wanita. Kekurangan asupan gizi, seperti yang dialami individu dengan gangguan makan seperti anoreksia nervosa atau bulimia, dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur atau bahkan terhenti sepenuhnya (amenorea).
Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan jaringan lemak yang diperlukan untuk memproduksi hormon estrogen. Ketidakcukupan kadar estrogen menyebabkan dinding rahim gagal terbentuk dengan baik, sehingga tidak dapat meluruh sebagaimana mestinya selama menstruasi.
Keseimbangan hormon, terutama estrogen dan progesteron, memegang peranan penting dalam menjaga keteraturan siklus. Namun, berbagai faktor, termasuk pola makan yang tidak sehat, dapat menyebabkan gangguan menstruasi .
Baca Juga: 8 Gerakan Yoga untuk Memperlancar Menstruasi, Cukup Lakukan 10 Menit
Pola makan memiliki kaitan yang erat dengan kesehatan reproduksi wanita. Kekurangan asupan gizi, seperti yang dialami individu dengan gangguan makan seperti anoreksia nervosa atau bulimia, dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur atau bahkan terhenti sepenuhnya (amenorea).
Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan jaringan lemak yang diperlukan untuk memproduksi hormon estrogen. Ketidakcukupan kadar estrogen menyebabkan dinding rahim gagal terbentuk dengan baik, sehingga tidak dapat meluruh sebagaimana mestinya selama menstruasi.
Lihat Juga :