4 Pilihan Sarapan Terburuk, Nomor 3 Picu Diabetes
Senin, 02 Desember 2024 - 07:40 WIB
loading...
Sarapan memang penting untuk memberi energi sebelum beraktivitas. Namun, ada menu yang baiknya dihindari. Foto/ freepik
A
A
A
JAKARTA – Sarapan memang penting untuk memberi energi sebelum beraktivitas. Namun, sarapan tidak bisa asal kenyang saja.
Ahli gizi Deepsikha Jain mengungkap ada pilihan sarapan terburuk yang sebaiknya dihindari. Salah satunya mengisi perut dengan minum kopi.
Baca Juga: Pentingnya Sarapan: 5 Tips Sederhana untuk Hidup Sehat yang Selama Ini Kamu Abaikan!
“Sementara sereal manis adalah makanan terburuk untuk memulai hari. Meskipun dapat memberi Anda dorongan energi di awal, juga akan menyebabkan energi Anda turun drastis dalam waktu cepat," tuturnya.
Konsumsi makanan ini menyebabkan obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan penyakit tidak menular lainnya (PTM), dislipidemia, resistensi insulin, perlemakan hati, kelelahan, batu ginjal dan karies gigi.
Ahli gizi Deepsikha Jain mengungkap ada pilihan sarapan terburuk yang sebaiknya dihindari. Salah satunya mengisi perut dengan minum kopi.
Baca Juga: Pentingnya Sarapan: 5 Tips Sederhana untuk Hidup Sehat yang Selama Ini Kamu Abaikan!
Pilihan Sarapan Terburuk
1. Kopi
"Kopi atau minuman kopi manis itu akan mengacaukan kortisol dan hormon stres, yang juga akan membunuh nafsu makan," kata Deepsikha, dikutip hindustan times.2. Smoothie
Smoothie menjadi salah satu makanan yang tidak dianjurkan untuk disantap saat sarapan. Ini karena smoothie mengandung banyak kalori tanpa memberi nutrisi yang tepat.“Sementara sereal manis adalah makanan terburuk untuk memulai hari. Meskipun dapat memberi Anda dorongan energi di awal, juga akan menyebabkan energi Anda turun drastis dalam waktu cepat," tuturnya.
3. Makanan Tinggi Gula
Mengonsumsi keju, kopi dengan krim penuh, jus, granola, milkshake, soda diet dan sebagainya saat sarapan akan berkontribusi pada asupan gula berlebih.Konsumsi makanan ini menyebabkan obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan penyakit tidak menular lainnya (PTM), dislipidemia, resistensi insulin, perlemakan hati, kelelahan, batu ginjal dan karies gigi.
Lihat Juga :