10 Film Musikal Tercuan, Raup Penghasilan Tertinggi Sepanjang Masa
Selasa, 03 Desember 2024 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah kisah putri Disney yang kaya dan memesona dengan beberapa perubahan yang menarik, The Little Mermaid menampilkan pemeran utama yang karismatik. Ariel yang diperankan Bailey merupakan salah satu pemeran yang paling sempurna dalam adaptasi live-action, selain bakat menyanyinya yang luar biasa.
![10 Film Musikal Tercuan, Raup Penghasilan Tertinggi Sepanjang Masa]()
Foto/IMDb
Meskipun tidak sebagus adaptasi pertama pada 1971 yang dibintangi oleh Gene Wilder yang ikonik, Charlie and the Chocolate Factory karya Tim Burton merupakan usaha yang solid. Berdasarkan novel Inggris pada 1964 dengan nama yang sama karya Roald Dahl, film ini mengikuti seorang anak laki-laki (Freddie Highmore) yang melakukan tur keliling pabrik cokelat terbesar di dunia, dipandu oleh pembuat cokelatnya yang luar biasa (Johnny Depp).
Memberikan penonton pandangan yang lebih eksentrik tentang karakter yang disayangi, Charlie and the Chocolate Factory menampilkan penampilan utama yang mengesankan.
![10 Film Musikal Tercuan, Raup Penghasilan Tertinggi Sepanjang Masa]()
Foto/IMDb
Kisah cinta yang menyayat hati dari Damien Chazelle adalah salah satu film romantis terbaik. Musik latarnya yang memukau dan sinematografi yang luar biasa membantu mengangkatnya ke tempat yang lebih tinggi. Film ini berfokus pada hubungan Mia (Emma Stone) dan Sebastian (Ryan Gosling), yang diuji ketika keduanya memutuskan untuk memprioritaskan tujuan dan ambisi mereka.
Film yang dinominasikan Oscar ini tidak diragukan lagi merupakan pengalaman sinematik yang ajaib, terutama saat ditonton di layar lebar. Karena itu, tidak mengherankan jika begitu banyak orang mengantre untuk menontonnya.
![10 Film Musikal Tercuan, Raup Penghasilan Tertinggi Sepanjang Masa]()
Foto/IMDb
Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel berfokus pada trio tupai terkenal di dunia, yang diisi suaranya oleh Justin Long, Matthew Gray Gubler, dan Jesse McCartney, saat mereka menjalani hidup. Di antara kecemasan mereka adalah tekanan sekolah, serta grup musik wanita yang dikenal sebagai The Chipettes, yang akhirnya menjadi saingan mereka.
Meskipun sedikit lebih sukses secara komersial daripada pendahulunya, film ini tidak diterima dengan baik oleh para kritikus. Namun, film ini diuntungkan dengan judul yang kreatif dan mungkin menarik bagi penonton usia muda.
Baca Juga: 9 Film Indonesia Tayang Desember 2024, Ada 2nd Miracle in Cell No. 7
8. Charlie and the Chocolate Factory (2005) - Rp7,5 Triliun

Foto/IMDb
Meskipun tidak sebagus adaptasi pertama pada 1971 yang dibintangi oleh Gene Wilder yang ikonik, Charlie and the Chocolate Factory karya Tim Burton merupakan usaha yang solid. Berdasarkan novel Inggris pada 1964 dengan nama yang sama karya Roald Dahl, film ini mengikuti seorang anak laki-laki (Freddie Highmore) yang melakukan tur keliling pabrik cokelat terbesar di dunia, dipandu oleh pembuat cokelatnya yang luar biasa (Johnny Depp).
Memberikan penonton pandangan yang lebih eksentrik tentang karakter yang disayangi, Charlie and the Chocolate Factory menampilkan penampilan utama yang mengesankan.
9. La La Land (2016) - Rp7 Triliun

Foto/IMDb
Kisah cinta yang menyayat hati dari Damien Chazelle adalah salah satu film romantis terbaik. Musik latarnya yang memukau dan sinematografi yang luar biasa membantu mengangkatnya ke tempat yang lebih tinggi. Film ini berfokus pada hubungan Mia (Emma Stone) dan Sebastian (Ryan Gosling), yang diuji ketika keduanya memutuskan untuk memprioritaskan tujuan dan ambisi mereka.
Film yang dinominasikan Oscar ini tidak diragukan lagi merupakan pengalaman sinematik yang ajaib, terutama saat ditonton di layar lebar. Karena itu, tidak mengherankan jika begitu banyak orang mengantre untuk menontonnya.
10. Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel (2009) - Rp7 Triliun

Foto/IMDb
Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel berfokus pada trio tupai terkenal di dunia, yang diisi suaranya oleh Justin Long, Matthew Gray Gubler, dan Jesse McCartney, saat mereka menjalani hidup. Di antara kecemasan mereka adalah tekanan sekolah, serta grup musik wanita yang dikenal sebagai The Chipettes, yang akhirnya menjadi saingan mereka.
Meskipun sedikit lebih sukses secara komersial daripada pendahulunya, film ini tidak diterima dengan baik oleh para kritikus. Namun, film ini diuntungkan dengan judul yang kreatif dan mungkin menarik bagi penonton usia muda.
Baca Juga: 9 Film Indonesia Tayang Desember 2024, Ada 2nd Miracle in Cell No. 7
(dra)
Lihat Juga :