Selain Pola Hidup Sehat, Hipertensi Bisa Dikendalikan dengan Rutin Minum Obat
Senin, 31 Agustus 2020 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh, dr. Tunggul mengutarakan bahwa banyak penderita hipertensi yang lalai atau tidak rutin mengonsumsi obat, padahal hal tersebut sangat penting. Data proporsi riwayat minum obat dan alasan tidak minum obat pada penderita hipertensi di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter pada 2018 menunjukan hanya 54,4% penderita hipertensi yang rutin mengonsumsi obat.
"Sebesar 32,3% tidak rutin, dan yang mengkhawatirkan adalah 13,3% tidak minum obat sama sekali. Padahal hipertensi sebagian bisa dicegah dan dikendalikan dengan melakukan pola hidup sehat dan mengonsumsi obat secara rutin," dr. Tunggul menambahkan.
Berbagai alasan mengapa penderita hipertensi tidak meminum obatnya secara rutin. Sebanyak 59,8% merasa dirinya sudah sehat, 31,3% tidak rutin ke fasilitas pelayanan kesehatan, 14,5% mengonsumsi obat tradisional, 11,5% sering lupa, 8,1% tidak mampu membeli obat rutin, 4,5% tidak tahan dengan efek samping obat, dan terakhir 2,0% menyatakan obat tidak tersedia di fasyankes. Untuk itu diperlukan solusi untuk penderita hipertensi agar mudah mendapatkan obat dan selalu rutin mengonsumsi obat-obatan.
Pada kesempatan yang sama, CEO Lifepack & Jovee, Natali Ardianto mengungkapkan, diperlukan solusi bagi penderita penyakit kronis, salah satunya hipertensi untuk rutin mengonsumsi obat. Lifepack sebagai apotek digital untuk penyakit kronis, menghadirkan solusi untuk meningkatkan Medical Adherence atau kepatuhan terhadap pengobatan dengan menghadirkan Blister Pack atau Kotak Obat Sekali Pakai.
"Kotak obat ini diatur berdasarkan waktu konsumsi, pagi, siang, sore, dan malam. Dan di dalam kotak obat ini telah terdapat informasi secara lengkap di setiap kotaknya dengan detail seperti tanggal konsumsi obat, waktu konsumsi obat, serta nama pasien tertera di kotak obat. Dengan blister pack dari Lifepack ini pasien atau penderita hipertensi tidak perlu khawatir lagi untuk lupa mengonsumsi obat, karena melalui aplikasi Lifepack terdapat fitur pengingat konsumsi obat," papar Natali.
"Sebesar 32,3% tidak rutin, dan yang mengkhawatirkan adalah 13,3% tidak minum obat sama sekali. Padahal hipertensi sebagian bisa dicegah dan dikendalikan dengan melakukan pola hidup sehat dan mengonsumsi obat secara rutin," dr. Tunggul menambahkan.
Berbagai alasan mengapa penderita hipertensi tidak meminum obatnya secara rutin. Sebanyak 59,8% merasa dirinya sudah sehat, 31,3% tidak rutin ke fasilitas pelayanan kesehatan, 14,5% mengonsumsi obat tradisional, 11,5% sering lupa, 8,1% tidak mampu membeli obat rutin, 4,5% tidak tahan dengan efek samping obat, dan terakhir 2,0% menyatakan obat tidak tersedia di fasyankes. Untuk itu diperlukan solusi untuk penderita hipertensi agar mudah mendapatkan obat dan selalu rutin mengonsumsi obat-obatan.
Pada kesempatan yang sama, CEO Lifepack & Jovee, Natali Ardianto mengungkapkan, diperlukan solusi bagi penderita penyakit kronis, salah satunya hipertensi untuk rutin mengonsumsi obat. Lifepack sebagai apotek digital untuk penyakit kronis, menghadirkan solusi untuk meningkatkan Medical Adherence atau kepatuhan terhadap pengobatan dengan menghadirkan Blister Pack atau Kotak Obat Sekali Pakai.
"Kotak obat ini diatur berdasarkan waktu konsumsi, pagi, siang, sore, dan malam. Dan di dalam kotak obat ini telah terdapat informasi secara lengkap di setiap kotaknya dengan detail seperti tanggal konsumsi obat, waktu konsumsi obat, serta nama pasien tertera di kotak obat. Dengan blister pack dari Lifepack ini pasien atau penderita hipertensi tidak perlu khawatir lagi untuk lupa mengonsumsi obat, karena melalui aplikasi Lifepack terdapat fitur pengingat konsumsi obat," papar Natali.
Lihat Juga :