Efek Minum Susu Mentah, Awas Bisa Kena Flu Babi!
Senin, 16 Desember 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dari 14 juta orang Amerika mengonsumsi susu mentah setiap tahunnya. Tidak seperti susu yang dipasteurisasi, susu mentah tidak dipanaskan untuk membunuh patogen yang berpotensi berbahaya.
Sementara, banyak penikmat susu mentah mengklaim bahwa susu mentah meninggalkan lebih banyak nutrisi, enzim, dan probiotik yang bermanfaat daripada susu yang dipasteurisasi dan dapat meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh dan pencernaan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan sendiri mengaitkan susu mentah dengan lebih dari 200 wabah penyakit dan bahkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memperingatkan bahwa kuman, seperti E. coli dan Salmonella, dalam susu mentah menimbulkan risiko kesehatan yang "serius", terutama bagi anak-anak, orang tua, wanita hamil dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah.
"Virus influenza yang menular dan bertahan dalam susu mentah selama berhari-hari menimbulkan kekhawatiran tentang jalur penularan yang potensial," kata salah satu penulis utama studi Mengyang Zhang, seorang sarjana pascadoktoral di bidang teknik sipil dan lingkungan.
"Virus tersebut dapat mencemari permukaan dan bahan lingkungan lainnya di dalam fasilitas produksi susu, yang menimbulkan risiko bagi hewan dan manusia," ujar dia lagi.
Sementara, banyak penikmat susu mentah mengklaim bahwa susu mentah meninggalkan lebih banyak nutrisi, enzim, dan probiotik yang bermanfaat daripada susu yang dipasteurisasi dan dapat meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh dan pencernaan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan sendiri mengaitkan susu mentah dengan lebih dari 200 wabah penyakit dan bahkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memperingatkan bahwa kuman, seperti E. coli dan Salmonella, dalam susu mentah menimbulkan risiko kesehatan yang "serius", terutama bagi anak-anak, orang tua, wanita hamil dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah.
"Virus influenza yang menular dan bertahan dalam susu mentah selama berhari-hari menimbulkan kekhawatiran tentang jalur penularan yang potensial," kata salah satu penulis utama studi Mengyang Zhang, seorang sarjana pascadoktoral di bidang teknik sipil dan lingkungan.
"Virus tersebut dapat mencemari permukaan dan bahan lingkungan lainnya di dalam fasilitas produksi susu, yang menimbulkan risiko bagi hewan dan manusia," ujar dia lagi.
Lihat Juga :