Raja Charles III Dapat Arahan Intelijen Inggris terkait Kontroversi Pangeran Andrew dengan Mata-mata China
Senin, 16 Desember 2024 - 10:20 WIB
loading...
Raja Charles III telah diberi arahan intelijen soal hubungan Pangeran Andrew dengan mata-mata China. Foto/ getty
A
A
A
JAKARTA - Raja Charles III telah diberi pengarahan mengenai pelanggaran keamanan besar yang menghubungkan Pangeran Andrew dengan H6, yang diduga mata-mata China.
Dikutip mirror, Raja Charles III diberi tahu bahwa petugas kontra-intelijen sedang menyelidiki bagaimana Duke yang dilanda skandal menerima tersangka China yang sekarang diasingkan sebagai orang kepercayaannya.
Baca Juga: Pangeran Andrew Diduga Bersahabat dengan Mata-mata China, Raja Charles Marah
Masalah ini muncul setelah "agen" asing itu kalah dalam bandingnya minggu ini terhadap larangan masuk ke Inggris karena dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional, setelah menjadi dekat dengan Pangeran Andrew.
Pria yang hanya dikenal sebagai H6 itu mengajukan kasus tersebut setelah dilarang masuk pada Maret 2023 dengan alasan keamanan nasional meskipun telah menjadi kontak dekat Duke of York.
Hakim mendengar bahwa H6 menjalin hubungan kerja yang erat dengan Pangeran Andrew, menerima undangan ke pesta ulang tahunnya pada 2020 dan diberi tahu bahwa ia dapat bertindak atas namanya.
Namun, sekarang badan intelijen Inggris, MI5 mencurigai orang kepercayaan Pangeran China itu mungkin telah menjadi agen "pintu gerbang" yang digunakan untuk membuka jalan masuk ke jaringan Andrew.
Dikutip mirror, Raja Charles III diberi tahu bahwa petugas kontra-intelijen sedang menyelidiki bagaimana Duke yang dilanda skandal menerima tersangka China yang sekarang diasingkan sebagai orang kepercayaannya.
Baca Juga: Pangeran Andrew Diduga Bersahabat dengan Mata-mata China, Raja Charles Marah
Masalah ini muncul setelah "agen" asing itu kalah dalam bandingnya minggu ini terhadap larangan masuk ke Inggris karena dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional, setelah menjadi dekat dengan Pangeran Andrew.
Pria yang hanya dikenal sebagai H6 itu mengajukan kasus tersebut setelah dilarang masuk pada Maret 2023 dengan alasan keamanan nasional meskipun telah menjadi kontak dekat Duke of York.
Hakim mendengar bahwa H6 menjalin hubungan kerja yang erat dengan Pangeran Andrew, menerima undangan ke pesta ulang tahunnya pada 2020 dan diberi tahu bahwa ia dapat bertindak atas namanya.
Namun, sekarang badan intelijen Inggris, MI5 mencurigai orang kepercayaan Pangeran China itu mungkin telah menjadi agen "pintu gerbang" yang digunakan untuk membuka jalan masuk ke jaringan Andrew.
Lihat Juga :