Asuransi Kesehatan Mental Makin Penting bagi Gen Z, Apa Saja yang Ditanggung BPJS Kesehatan?
Kamis, 19 Desember 2024 - 12:59 WIB
loading...
Gen Z menjadi salah satu kelompok yang memerhatikan pentingnya asuransi kesehatan mental. Foto/ dok
A
A
A
JAKARTA - Generasi Z atau Gen Z merupakan kelompok demografis yang lahir dari rentang waktu 1997 hingga 2012. Namun, kelompok ini begitu memerhatikan masalah pentingnya asuransi untuk kesehatan mental .
Pasalnya, dikutip akun Instagram @invent.ure, Gen Z sudah lelah dengan asuransi kesehatan yang itu-itu saja.
Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Kesehatan Mental, Salah Satunya Berbagi dengan Orang Lain
“Mereka butuh lebih dari sekadar pengobatan fisik. Akses ke psikiater, psikolog, hingga layanan kesehatan mental premium kini jadi standar baru,” tulis akun itu.
Menurutnya, well-being mereka bukan sekadar tren, tapi kebutuhan hidup modern yang tak bisa diabaikan.
“Perusahaan asuransi, siap-siap berubah atau kehilangan pasar potensial ini! Bayangkan, jika produk Anda bisa menjawab kebutuhan ini, apa yang terjadi? Pelanggan loyal, kemauan bayar premi lebih mahal, dan bisnis Anda jadi top of mind di era well-being,” tulisnya.
Pasalnya, dikutip akun Instagram @invent.ure, Gen Z sudah lelah dengan asuransi kesehatan yang itu-itu saja.
Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Kesehatan Mental, Salah Satunya Berbagi dengan Orang Lain
“Mereka butuh lebih dari sekadar pengobatan fisik. Akses ke psikiater, psikolog, hingga layanan kesehatan mental premium kini jadi standar baru,” tulis akun itu.
Menurutnya, well-being mereka bukan sekadar tren, tapi kebutuhan hidup modern yang tak bisa diabaikan.
“Perusahaan asuransi, siap-siap berubah atau kehilangan pasar potensial ini! Bayangkan, jika produk Anda bisa menjawab kebutuhan ini, apa yang terjadi? Pelanggan loyal, kemauan bayar premi lebih mahal, dan bisnis Anda jadi top of mind di era well-being,” tulisnya.
Kesehatan Mental Ditanggung BPJS
Dilansir dari laman resmi BPJS Kesehatan, masalah kesehatan mental sudah ditanggung, mencakup konsultasi dengan psikiater, terapi psikologis, pengobatan farmakologis, serta rawat inap jika diperlukan.Lihat Juga :