Ketika Tanah dan Cat Bersatu: Instalasi Unik Hadir di Museum Macan
Selasa, 24 Desember 2024 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Venus Lau, Direktur Museum Macan, menjelaskan bahwa pemilihan warna dalam pameran sangat penting untuk menciptakan suasana yang sesuai dengan narasi. “Warna hitam legam dari cat mendukung eksplorasi simbolisme burung phoenix dan api dalam karya Korakrit, yang menggambarkan transformasi abadi,” ujarnya.
Pameran tunggal ini mengundang pengunjung untuk merenungkan tema universal seperti kehidupan, kematian, identitas, dan spiritualitas melalui pendekatan visual yang inovatif.
Menurut CEO PT Mowilex Indonesia Niko Safavi, pihaknya merasa bangga dapat menjadi bagian dari proses kreatif ini. "Meskipun cat tembok ini awalnya tidak diformulasikan untuk karya seni, seniman seperti Korakrit menunjukkan bahwa material ini memiliki potensi besar untuk menciptakan sesuatu yang luar biasa," katanya.
Pameran ini terbuka untuk umum mulai 30 November 2024 hingga 6 Maret 2025.
Baca Juga: Ruang Seni Anak Kisah Antah-Berantah Bisa Disaksikan di Museum MACAN
Pameran tunggal ini mengundang pengunjung untuk merenungkan tema universal seperti kehidupan, kematian, identitas, dan spiritualitas melalui pendekatan visual yang inovatif.
Menurut CEO PT Mowilex Indonesia Niko Safavi, pihaknya merasa bangga dapat menjadi bagian dari proses kreatif ini. "Meskipun cat tembok ini awalnya tidak diformulasikan untuk karya seni, seniman seperti Korakrit menunjukkan bahwa material ini memiliki potensi besar untuk menciptakan sesuatu yang luar biasa," katanya.
Pameran ini terbuka untuk umum mulai 30 November 2024 hingga 6 Maret 2025.
Baca Juga: Ruang Seni Anak Kisah Antah-Berantah Bisa Disaksikan di Museum MACAN
(dra)
Lihat Juga :