Edukasi Gizi untuk Perempuan: Senjata Ampuh Lawan Stunting
Kamis, 26 Desember 2024 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
Dr. Iip Ilham Firman, Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Politik dan Hukum, menjelaskan, “Stunting sering dikaitkan dengan peran perempuan dalam keluarga. Ibu sering diminta bertanggung jawab penuh atas kesehatan anak tanpa bantuan memadai dari pasangan. Kementerian PPA menerima arahan dari presiden untuk memperkuat peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Seharusnya ada kemitraan antara perempuan dan laki-laki dalam membagi peran di rumah tangga. Dalam memerangi stunting, kita perlu melihat peran laki-laki dan perempuan sebagai setara, termasuk dalam akses sumber daya dan pengasuhan. Suami perlu diberikan edukasi tentang pemeriksaan kehamilan dan alat kontrasepsi pasca melahirkan,” ungkapnya.
Zee Zee Shahab, Influencer Parenting dan Ibu dari 2 Anak, Sebagai ibu, pola asuh anak sangat krusial karena setiap anak memiliki karakter yang berbeda. Anak adalah peniru ulung, sehingga orang tua harus memberikan contoh yang baik, seperti mengonsumsi makanan sesuai pedoman Isi Piringku. Orang tua juga perlu mengedukasi anak sejak dini tentang pentingnya gizi seimbang.
“Saya juga percaya bahwa orang tua, termasuk saya sebagai ibu, harus berdaya dengan selalu memperbarui pengetahuan dan tetap selangkah lebih maju dari anak. Ini bisa dilakukan dengan rutin belajar, mencari informasi, serta bergabung dengan komunitas,” ujarnya.
Fatma Saifullah Yusuf, juga memberikan apresiasi kepada Danone Indonesia yang telah menjadi mitra edukasi pencegahan stunting melalui penyuluhan kepada guru dan anak seperti dalam program kolaborasi yang dijalankan di daerah lainnya, termasuk Pasuruan. “Saya sangat terbantu dengan Danone indonesia karena kami akhirnya bisa membantu masyarakat untuk membantu seputar Isi Piringku,” tambah Fatma.
Festival Isi Piringku 2024, tidak hanya menyajikan sesi talkshow edukasi, cooking class, namun juga ribuan ibu yang hadir dapat mengunjungi booth edukasi seperti untuk mengecek kualitas air minum, inisiatif sosial Warung Anak Sehat hingga mengecek kandungan kadar zat besi dalam tubuh sebagai bagian untuk pencegahan anemia pada ibu.
“Kami berharap hasil yang baik melalui program yang telah hadir sejak tahun 2022 ini dapat terus berdampak terhadap kesehatan anak kita di masa mendatang dan tenntunya tidak berhenti disini. Karena untuk membangun SDM Indonesia yang ungul tidak dapat dilakukan sekali, sehari dan sendiri. Untuk itu, mari semangat membangun Indonesia Emas 2045,” tutup Vera.
Zee Zee Shahab, Influencer Parenting dan Ibu dari 2 Anak, Sebagai ibu, pola asuh anak sangat krusial karena setiap anak memiliki karakter yang berbeda. Anak adalah peniru ulung, sehingga orang tua harus memberikan contoh yang baik, seperti mengonsumsi makanan sesuai pedoman Isi Piringku. Orang tua juga perlu mengedukasi anak sejak dini tentang pentingnya gizi seimbang.
“Saya juga percaya bahwa orang tua, termasuk saya sebagai ibu, harus berdaya dengan selalu memperbarui pengetahuan dan tetap selangkah lebih maju dari anak. Ini bisa dilakukan dengan rutin belajar, mencari informasi, serta bergabung dengan komunitas,” ujarnya.
Fatma Saifullah Yusuf, juga memberikan apresiasi kepada Danone Indonesia yang telah menjadi mitra edukasi pencegahan stunting melalui penyuluhan kepada guru dan anak seperti dalam program kolaborasi yang dijalankan di daerah lainnya, termasuk Pasuruan. “Saya sangat terbantu dengan Danone indonesia karena kami akhirnya bisa membantu masyarakat untuk membantu seputar Isi Piringku,” tambah Fatma.
Festival Isi Piringku 2024, tidak hanya menyajikan sesi talkshow edukasi, cooking class, namun juga ribuan ibu yang hadir dapat mengunjungi booth edukasi seperti untuk mengecek kualitas air minum, inisiatif sosial Warung Anak Sehat hingga mengecek kandungan kadar zat besi dalam tubuh sebagai bagian untuk pencegahan anemia pada ibu.
“Kami berharap hasil yang baik melalui program yang telah hadir sejak tahun 2022 ini dapat terus berdampak terhadap kesehatan anak kita di masa mendatang dan tenntunya tidak berhenti disini. Karena untuk membangun SDM Indonesia yang ungul tidak dapat dilakukan sekali, sehari dan sendiri. Untuk itu, mari semangat membangun Indonesia Emas 2045,” tutup Vera.
(tar)
Lihat Juga :