Ini Sosok yang Bikin Raja Charles III Sukses Hadapi Masalah Kerajaan, Bukan Pangeran William
Minggu, 29 Desember 2024 - 05:43 WIB
loading...
Raja Charles III memiliki senjata rahasia yang membantunya menyelesaikan banyak tugas kerajaan. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA- Selama 2024, Raja Charles III menghadapi banyak masalah. Salah satu yang masih hangat terjadi adalah kasus Pangeran Andrew terkait mata-mata China. Namun, semua masalah itu perlahan terselesaikan dengan baik.
Nyatanya, dikutip Mirror, Raja Charles III memiliki senjata rahasia, yakni orang bisa membantunya menyelesaikan banyak tugas kerajaan. Siapa? Raja telah menjelaskan bahwa dukungan dan kesetiaan Duchess of Edinburgh yang rendah hati lebih dihargai dari sebelumnya - saat ia naik pangkat dalam keluarga kerajaan.
Baca Juga: Raja Charles III Putuskan Tutup Rapat Masalah Pangeran Harry, Meghan Markle dan Pangeran Andrew
Sejak menjadi anggora Kerajaan lebih dari 25 tahun lalu, kenaikan bertahap Duchess of Edinburgh dalam pangkat kerajaan telah membuatnya menjadi salah satu tokoh keluarga yang paling dihormati dan dikagumi saat ini.
Melalui kombinasi dukungan yang teguh untuk suaminya Pangeran Edward, komitmen untuk tujuan yang baik, ditambah dengan sikap yang ramah dan menyenangkan, Sophie telah membuat dirinya disayangi oleh sesama bangsawan dan masyarakat.
Saat Duchess bersiap untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-60 pada Januari nanti, penulis Katie Nicholl mengatakan bahwa Sophie memiliki peran penting dalam mesin kerajaan.
![Ini Sosok yang Bikin Raja Charles III Sukses Hadapi Masalah Kerajaan, Bukan Pangeran William]()
"Orang-orang mengatakan bahwa dia adalah 'senjata rahasia' dalam kerajaan, dan saya pikir itu benar adanya, karena dia selalu ada di saat-saat penting untuk membantu menstabilkan keadaan. Dia dianggap sebagai orang yang sangat aman, yang benar-benar menjadi bukti selama tahun-tahun terakhir kehidupan mendiang Ratu saat dia semakin bergantung pada penggantinya," tuturnya.
"Elizabeth dilaporkan menganggap Sophie sebagai "menantu perempuan kesayangannya", dan hubungan mereka begitu kuat sehingga dia dikenal sebagai "batu karang" kerajaan setelah kematian Pangeran Philip pada bulan April 2021. Ketika Ratu sendiri meninggal pada bulan September berikutnya, Sophie sangat sedih, dia dan Edward mengatakan bahwa kehilangan wanita yang mereka berdua panggil "Mama" telah meninggalkan "kekosongan yang tak terbayangkan dalam hidup kami" ujar dia.
Pada Maret 2023, Raja Charles mengumumkan bahwa Edward akan menggantikan Philip sebagai Duke of Edinburgh, yang berarti gelar mantan Countess of Wessex milik Sophie ditingkatkan menjadi gelar Duchess yang lebih agung. Dukungan kuat dari Charles tersebut menjadi bukti lebih lanjut tentang reputasi Sophie yang semakin meningkat dalam keluarga.
“Ia terbukti menjadi aset berharga bagi Raja selama sakitnya, dengan mengemban tanggung jawab yang semakin besar. Raja sangat menghargai kesetiaan Sophie dan semua kerja kerasnya,” ujar Katie.
Nyatanya, dikutip Mirror, Raja Charles III memiliki senjata rahasia, yakni orang bisa membantunya menyelesaikan banyak tugas kerajaan. Siapa? Raja telah menjelaskan bahwa dukungan dan kesetiaan Duchess of Edinburgh yang rendah hati lebih dihargai dari sebelumnya - saat ia naik pangkat dalam keluarga kerajaan.
Baca Juga: Raja Charles III Putuskan Tutup Rapat Masalah Pangeran Harry, Meghan Markle dan Pangeran Andrew
Sejak menjadi anggora Kerajaan lebih dari 25 tahun lalu, kenaikan bertahap Duchess of Edinburgh dalam pangkat kerajaan telah membuatnya menjadi salah satu tokoh keluarga yang paling dihormati dan dikagumi saat ini.
Melalui kombinasi dukungan yang teguh untuk suaminya Pangeran Edward, komitmen untuk tujuan yang baik, ditambah dengan sikap yang ramah dan menyenangkan, Sophie telah membuat dirinya disayangi oleh sesama bangsawan dan masyarakat.
Saat Duchess bersiap untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-60 pada Januari nanti, penulis Katie Nicholl mengatakan bahwa Sophie memiliki peran penting dalam mesin kerajaan.

"Orang-orang mengatakan bahwa dia adalah 'senjata rahasia' dalam kerajaan, dan saya pikir itu benar adanya, karena dia selalu ada di saat-saat penting untuk membantu menstabilkan keadaan. Dia dianggap sebagai orang yang sangat aman, yang benar-benar menjadi bukti selama tahun-tahun terakhir kehidupan mendiang Ratu saat dia semakin bergantung pada penggantinya," tuturnya.
"Elizabeth dilaporkan menganggap Sophie sebagai "menantu perempuan kesayangannya", dan hubungan mereka begitu kuat sehingga dia dikenal sebagai "batu karang" kerajaan setelah kematian Pangeran Philip pada bulan April 2021. Ketika Ratu sendiri meninggal pada bulan September berikutnya, Sophie sangat sedih, dia dan Edward mengatakan bahwa kehilangan wanita yang mereka berdua panggil "Mama" telah meninggalkan "kekosongan yang tak terbayangkan dalam hidup kami" ujar dia.
Pada Maret 2023, Raja Charles mengumumkan bahwa Edward akan menggantikan Philip sebagai Duke of Edinburgh, yang berarti gelar mantan Countess of Wessex milik Sophie ditingkatkan menjadi gelar Duchess yang lebih agung. Dukungan kuat dari Charles tersebut menjadi bukti lebih lanjut tentang reputasi Sophie yang semakin meningkat dalam keluarga.
“Ia terbukti menjadi aset berharga bagi Raja selama sakitnya, dengan mengemban tanggung jawab yang semakin besar. Raja sangat menghargai kesetiaan Sophie dan semua kerja kerasnya,” ujar Katie.
Lihat Juga :