Kasus Infeksi Flu dan HMPV Naik, Rumah Sakit di Eropa dan AS Wajib Pakai Masker Lagi
Rabu, 08 Januari 2025 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Shrewsbury and Telford Hospital NHS Trust, Mid and South Essex NHS Foundation Trust, Cambridge University Hospitals NHS Foundation Trust, dan Worcestershire Acute Hospitals NHS Trust kini membatasi pengunjung untuk memeriksa pasien.
Hal ini terjadi karena beberapa rumah sakit NHS, termasuk Liverpool University Hospital — telah menyatakan insiden kritis karena melonjaknya permintaan di A&E termasuk waktu tunggu yang sangat lama hingga 50 jam di beberapa unit gawat darurat. Ini berarti bahwa lembaga tidak dapat lagi menjamin bahwa perawatan kritis dapat diberikan.
Atas masalah ini, maka dapat memungkinkan rumah sakit untuk mengambil tindakan, seperti membatalkan operasi yang tidak mendesak dan meminta staf yang sedang cuti untuk kembali bekerja guna membantu memenuhi permintaan darurat.
“Kami meminta bantuan Anda untuk menghentikan penyebaran flu dan penyakit musim dingin lainnya dengan mengenakan masker wajah saat memasuki area pasien di rumah sakit kami, seperti bangsal,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Trust berharap tindakan memakai masker akan terus berlanjut hingga kasus flu mencapai puncaknya dalam beberapa minggu mendatang.
Sementara itu Oliver Zuzan, direktur medis di Royal Liverpool University Hospital, berkata tentang 'insiden kritis'. “Kami telah mengambil tindakan ini untuk mendukung perawatan dan pengobatan yang aman bagi pasien kami, yang merupakan prioritas utama kami,” kata dia.
Dalam pernyataan terbaru, Direktur Medis Nasional NHS, Profesor Sir Stephen Powis, mengatakan permintaan di rumah sakit menunjukkan 'tidak ada tanda-tanda akan mereda'.
Hal ini terjadi karena beberapa rumah sakit NHS, termasuk Liverpool University Hospital — telah menyatakan insiden kritis karena melonjaknya permintaan di A&E termasuk waktu tunggu yang sangat lama hingga 50 jam di beberapa unit gawat darurat. Ini berarti bahwa lembaga tidak dapat lagi menjamin bahwa perawatan kritis dapat diberikan.
Atas masalah ini, maka dapat memungkinkan rumah sakit untuk mengambil tindakan, seperti membatalkan operasi yang tidak mendesak dan meminta staf yang sedang cuti untuk kembali bekerja guna membantu memenuhi permintaan darurat.
Wajib Pakai Masker
Berbicara tentang kewajiban memakai masker, Tyrone Roberts, kepala perawat di Royal Bolton Hospital, mengatakan pihaknya melihat banyak kasus flu di rumah sakitnya sehingga penting untuk mengambil langkah-langkah guna mengatasinya guna melindungi pasien, staf, dan pengunjung karena bagi sebagian orang, flu bisa menjadi penyakit yang sangat serius.“Kami meminta bantuan Anda untuk menghentikan penyebaran flu dan penyakit musim dingin lainnya dengan mengenakan masker wajah saat memasuki area pasien di rumah sakit kami, seperti bangsal,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Trust berharap tindakan memakai masker akan terus berlanjut hingga kasus flu mencapai puncaknya dalam beberapa minggu mendatang.
Sementara itu Oliver Zuzan, direktur medis di Royal Liverpool University Hospital, berkata tentang 'insiden kritis'. “Kami telah mengambil tindakan ini untuk mendukung perawatan dan pengobatan yang aman bagi pasien kami, yang merupakan prioritas utama kami,” kata dia.
Dalam pernyataan terbaru, Direktur Medis Nasional NHS, Profesor Sir Stephen Powis, mengatakan permintaan di rumah sakit menunjukkan 'tidak ada tanda-tanda akan mereda'.
Lihat Juga :