WHO Santai Hadapi Wabah HMPV, Sarankan Masyarakat Pakai Masker
Kamis, 09 Januari 2025 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
"Tingkat infeksi pernapasan akut yang dilaporkan di Chiba, termasuk HMPV, berada dalam kisaran yang diharapkan untuk musim dingin tanpa pola wabah yang tidak biasa yang dilaporkan," tuturnya.
Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China pada akhir 2024 menunjukkan bahwa wavah HMPV meningkat sejalan dengan penyakit serupa lainnya, dan di belakang influenza.
"Meskipun beberapa kasus dapat dirawat di rumah sakit dengan bronkitis atau pneumonia, kebanyakan orang yang terinfeksi HMPV memiliki gejala pernapasan atas ringan yang mirip dengan flu biasa dan pulih setelah beberapa hari," kata pernyataan WHO.
WHO mengatakan bahwa tingkat penyakit mirip flu seperti influenza dan HMPV meningkat di belahan bumi utara, seperti yang diperkirakan terjadi selama bulan-bulan musim dingin.
"WHO merekomendasikan agar orang-orang di daerah yang sedang musim dingin mengambil tindakan pencegahan normal untuk mencegah penyebaran dan mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh patogen pernapasan, terutama bagi mereka yang paling rentan," kata pernyataan tersebut.
"Orang dengan gejala ringan harus tinggal di rumah untuk menghindari penularan ke orang lain dan beristirahat.Orang dengan risiko tinggi atau gejala rumit atau parah harus mencari perawatan medis sesegera mungkin," ucap WHO lagi.
Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China pada akhir 2024 menunjukkan bahwa wavah HMPV meningkat sejalan dengan penyakit serupa lainnya, dan di belakang influenza.
"Meskipun beberapa kasus dapat dirawat di rumah sakit dengan bronkitis atau pneumonia, kebanyakan orang yang terinfeksi HMPV memiliki gejala pernapasan atas ringan yang mirip dengan flu biasa dan pulih setelah beberapa hari," kata pernyataan WHO.
WHO mengatakan bahwa tingkat penyakit mirip flu seperti influenza dan HMPV meningkat di belahan bumi utara, seperti yang diperkirakan terjadi selama bulan-bulan musim dingin.
"WHO merekomendasikan agar orang-orang di daerah yang sedang musim dingin mengambil tindakan pencegahan normal untuk mencegah penyebaran dan mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh patogen pernapasan, terutama bagi mereka yang paling rentan," kata pernyataan tersebut.
"Orang dengan gejala ringan harus tinggal di rumah untuk menghindari penularan ke orang lain dan beristirahat.Orang dengan risiko tinggi atau gejala rumit atau parah harus mencari perawatan medis sesegera mungkin," ucap WHO lagi.
Lihat Juga :