Deretan Musuh Bebuyutan Putri Diana, Keluarga Kerajaan Perlakukannya seperti Orang Asing

Jum'at, 10 Januari 2025 - 08:20 WIB
loading...
Deretan Musuh Bebuyutan...
Musuh bebuyutan Putri Diana memiliki peran besar dalam lika-liku perjalanan hidup Princess of Hearts tersebut. Diketahui perjalanan hidup Diana penuh warna. Foto/Getty Images
A A A
INGGRIS - Musuh bebuyutan Putri Diana memiliki peran besar dalam lika-liku perjalanan hidup Princess of Hearts tersebut. Diketahui perjalanan hidup Diana penuh warna, kemuliaan, dan kontroversi.

Selain kisah-kisah kebaikan hatinya yang menginspirasi dunia, Putri Diana juga memiliki musuh bebuyutan. Kehadiran para pihak tersebut membuat hidup ibu Pangeran William dan Pangeran Harry ini semakin rumit.

Dua musuh besar yang sering disebut-sebut adalah konflik internal dengan Keluarga Kerajaan Inggris dan tekanan tanpa henti dari media, terutama paparazi. Diana Sendiri meninggal dunia pada 1997 dalam kecelakaan mobil tragis di Paris.

Berikut deretan musuh bebuyutan Putri Diana dilansir dari Express, Jumat (10/1/2025).

Deretan Musuh Bebuyutan Putri Diana



Baca Juga: 3 Alasan Putri Diana Bercerai dengan Raja Charles III, Ratu Camilla Jadi Orang Ketiga

1. Konflik dengan Keluarga Kerajaan

Deretan Musuh Bebuyutan Putri Diana, Keluarga Kerajaan Perlakukannya seperti Orang Asing

Foto/Getty Images

Sejak menikah dengan Raja Charles III yang saat itu masih menjadi Pangeran Wales pada 1981, Diana sering menghadapi ketegangan dalam hubungan pribadinya dengan anggota Keluarga Kerajaan. Salah satu penyebab utama adalah hubungan suaminya dengan Camilla Parker Bowles atau Ratu Camilla, yang tetap terjalin bahkan setelah pernikahan mereka.

Diana secara terbuka menyebutkan hal ini dalam wawancara terkenal dengan BBC pada 1995. "Ada tiga orang dalam pernikahan kami. Ini agak sedikit ramai," kata Diana.

Ketegangan ini tidak hanya terjadi di lingkup pribadi, tetapi juga di ranah tugas kerajaan. Diana merasa bahwa ia tidak mendapatkan dukungan yang cukup dari institusi kerajaan dalam menjalankan perannya sebagai anggota Keluarga Kerajaan. Selain itu, ia sering merasa bahwa ia diperlakukan sebagai orang luar oleh Keluarga Kerajaan yang dikenal konservatif.

Dalam beberapa kesempatan, Diana secara langsung menentang tradisi kerajaan. Misalnya, ia membawa anak-anaknya, William dan Harry, ke tempat-tempat umum dan memperkenalkan mereka pada kehidupan normal. Hal ini bertentangan dengan pendekatan tradisional Keluarga Kerajaan yang cenderung menjaga jarak dari publik.

2. Tekanan dari Media dan Paparazi

Deretan Musuh Bebuyutan Putri Diana, Keluarga Kerajaan Perlakukannya seperti Orang Asing

Foto/Getty Images

Musuh lain yang tidak kalah besar bagi Diana adalah media, terutama paparazi. Sejak awal hubungannya dengan Charles, Putri Wales ini menjadi pusat perhatian media. Ia sering digambarkan sebagai wanita paling difoto di dunia, dan setiap gerak-geriknya selalu diikuti oleh kamera.

Paparazi tidak hanya mengabadikan momen-momen bahagia Diana, tetapi juga mengorek kehidupan pribadinya. Skandal rumah tangganya dengan Charles, perjuangannya melawan bulimia, dan hubungan-hubungan pribadinya setelah bercerai menjadi bahan pemberitaan tanpa henti

Ia sering mengungkapkan bahwa tekanan media membuat hidupnya tidak tenang dan menyebabkan penderitaan emosional yang mendalam.

Puncak dari konflik Diana dengan media adalah pada malam tragis 31 Agustus 1997, ketika ia meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris. Mobil yang ditumpanginya bersama Dodi Al-Fayed, sang pacar, dikejar oleh paparazi, yang diyakini menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Penyebab Putri Diana Menyimpan Dendam pada Raja Charles III, Ratu Camilla Jadi Pemicu
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Berita Terkini
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Infografis
Deretan Kasus Orang...
Deretan Kasus Orang Telanjur Dihukum padahal Tak Bersalah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved