Kasus Influenza di Jepang Melonjak Tajam, Rekor Tertinggi Sejak 1999
Selasa, 14 Januari 2025 - 23:55 WIB
loading...
A
A
A
Antara September hingga Desember, 11.800 pasien flu dirawat di rumah sakit, sebagian besar di antaranya adalah lansia berusia di atas 60 tahun. Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, pemerintah mengimbau masyarakat untuk memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga kesehatan secara ketat.
Namun, lonjakan kasus ini juga berdampak pada ketersediaan obat flu. Beberapa perusahaan farmasi, termasuk Sawai Pharmaceutical, telah menangguhkan pengiriman obat influenza akibat lonjakan permintaan yang melebihi kapasitas produksi.
Baca Juga: Influenza A dan HMPV Mewabah di China, Pasien RS Membeludak
Menteri Kesehatan Takamaro Fukuoka menegaskan bahwa stok obat masih cukup untuk 15 juta pasien, tetapi mengimbau klinik dan apotek untuk tidak melakukan pemesanan berlebihan.
Selain influenza, kasus Covid-19 juga menunjukkan peningkatan dengan rata-rata 7,01 pasien per klinik, naik dari 5,48 pada minggu sebelumnya. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, menunjukkan bahwa beban kesehatan masyarakat Jepang semakin berat.
Namun, lonjakan kasus ini juga berdampak pada ketersediaan obat flu. Beberapa perusahaan farmasi, termasuk Sawai Pharmaceutical, telah menangguhkan pengiriman obat influenza akibat lonjakan permintaan yang melebihi kapasitas produksi.
Baca Juga: Influenza A dan HMPV Mewabah di China, Pasien RS Membeludak
Menteri Kesehatan Takamaro Fukuoka menegaskan bahwa stok obat masih cukup untuk 15 juta pasien, tetapi mengimbau klinik dan apotek untuk tidak melakukan pemesanan berlebihan.
Selain influenza, kasus Covid-19 juga menunjukkan peningkatan dengan rata-rata 7,01 pasien per klinik, naik dari 5,48 pada minggu sebelumnya. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, menunjukkan bahwa beban kesehatan masyarakat Jepang semakin berat.
(dra)
Lihat Juga :