Lebih dari Sekadar Peran, Reza Rahadian Ungkap Ikatan Batin dengan Habibie dan Ainun
Kamis, 16 Januari 2025 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
Setelah memasuki lobi utama wisma, pengunjung akan dihadapkan dengan Jembatan Pencerahan atau Pathway of Enlightenment menuju Perpustakaan Habibie dan Ainun.
Perpustakaan Habibie dan Ainun menampung sekitar 5.000 buku yang merupakan koleksi milik Presiden RI ketiga tersebut. Namun, buku-buku yang kebanyakan tentang budaya dan politik itu tidak boleh disentuh karena sedang dalam proses digitalisasi. Sinergi positif antara budaya dan agama,menghasilkan keyakinan Iman dan Taqwa.
Selanjutnya, ada Aula Pendopo yang kini digunakan sebagai ruang serbaguna. Dulu, Pendopo ini adalah lapangan bulutangkis tempat Habibie dan keluarga menghabiskan waktunya. Namun, Ainun meminta lapangan ini untuk dibongkar dan dijadikan Aula Pendopo. Aula Pendopo ini juga menjadi saksi bisu pertemuan terakhir kabinet Orde Baru.
Tepat di sampingnya, ada Ruang Memorial atau tempat persemayaman jenazah Habibie dan Ainun. Beberapa ornamen serta lukisan di ruangan-ruangan ini masih seperti dulu saat Habibie dan Ainun hidup. Nantinya, akan ada tur untuk umum dengan regulasi khusus dari Wisma Habibie dan Ainun.
Selain itu, tempat ini juga bisa dijadikan alternatif untuk acara pernikahan atau pertunangan dengan maksimal 300 tamu undangan. Untuk harga dan kelengkapan administrasi, bisa dicek melalui akun Instagram resmi Wisma Habibie dan Ainun.
Masyarakat akan memiliki kesempatan untuk mengunjungi ruang-ruang ikonik, seperti Perpustakaan pribadi Habibie, area Pendopo tempat dilangsungkannya pertemuan penting di detik-detik yang menentukan Indonesia, koleksi miniatur pesawat, dan berbagai pengalaman berkesan lainnya.
Perpustakaan Habibie dan Ainun menampung sekitar 5.000 buku yang merupakan koleksi milik Presiden RI ketiga tersebut. Namun, buku-buku yang kebanyakan tentang budaya dan politik itu tidak boleh disentuh karena sedang dalam proses digitalisasi. Sinergi positif antara budaya dan agama,menghasilkan keyakinan Iman dan Taqwa.
Selanjutnya, ada Aula Pendopo yang kini digunakan sebagai ruang serbaguna. Dulu, Pendopo ini adalah lapangan bulutangkis tempat Habibie dan keluarga menghabiskan waktunya. Namun, Ainun meminta lapangan ini untuk dibongkar dan dijadikan Aula Pendopo. Aula Pendopo ini juga menjadi saksi bisu pertemuan terakhir kabinet Orde Baru.
Tepat di sampingnya, ada Ruang Memorial atau tempat persemayaman jenazah Habibie dan Ainun. Beberapa ornamen serta lukisan di ruangan-ruangan ini masih seperti dulu saat Habibie dan Ainun hidup. Nantinya, akan ada tur untuk umum dengan regulasi khusus dari Wisma Habibie dan Ainun.
Selain itu, tempat ini juga bisa dijadikan alternatif untuk acara pernikahan atau pertunangan dengan maksimal 300 tamu undangan. Untuk harga dan kelengkapan administrasi, bisa dicek melalui akun Instagram resmi Wisma Habibie dan Ainun.
Masyarakat akan memiliki kesempatan untuk mengunjungi ruang-ruang ikonik, seperti Perpustakaan pribadi Habibie, area Pendopo tempat dilangsungkannya pertemuan penting di detik-detik yang menentukan Indonesia, koleksi miniatur pesawat, dan berbagai pengalaman berkesan lainnya.
(tar)
Lihat Juga :